JAKARTA, – Operasi Zebra Jaya 2025 resmi digelar selama 17–30 November dengan pola penindakan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.Polda Metro Jaya menyatakan bahwa tidak ada lagi razia stasioner yang biasanya membuat pengendara berbaris di pinggir jalan untuk pemeriksaan.Tahun ini, kepolisian menerapkan pendekatan modern yang mengandalkan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan sistem hunting untuk mengejar pelanggaran secara lebih efektif dan akurat.Baca juga: Operasi Zebra 2025, Ini Fokus Pelanggaran yang Dicari/DIO DANANJAYA Polda Metro Jaya menyatakan bahwa tidak ada lagi razia stasioner yang biasanya membuat pengendara berbaris di pinggir jalan untuk pemeriksaan. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menjelaskan bahwa sebanyak 2.939 personel gabungan dari Polri, POM TNI, dan Dinas Perhubungan akan disebar di seluruh wilayah Jakarta. Namun, pola bertindak mereka berubah total.“Konsep atau cara bertindak yang akan dilakukan tidak lagi menggunakan pola-pola razia stasioner. Tetapi kita lebih menggunakan hunting system,” ujar Komarudin di Jakarta, Senin .Dengan sistem hunting, petugas akan berpatroli dan menyisir ruas-ruas jalan yang kerap terjadi pelanggaran, khususnya di luar 127 titik yang selama ini dipantau kamera ETLE statis.Baca juga: Hasil Klasemen Akhir MotoGP 2025: Marquez Bersaudara Dominasi MotoGP/DIO DANANJAYA Polda Metro Jaya menyatakan bahwa tidak ada lagi razia stasioner pada Operasi Zebra Jaya 2025.Pendekatan ini dinilai lebih fleksibel karena petugas dapat langsung bergerak ke lokasi yang rawan pelanggaran, bukannya menunggu pengendara melewati titik razia.Selain ETLE statis, polisi juga mengintensifkan penggunaan ETLE Mobile, perangkat kamera bergerak yang dipasang pada kendaraan patroli. Teknologi ini menjadi andalan untuk menindak pelanggaran yang selama ini sulit tertangkap ETLE statis.“ETLE Mobile dapat men-capture bagian depan dan belakang. Ini untuk menyasar fenomena yang saat ini banyak dijumpai, yaitu pelanggaran tanpa TNKB, khususnya roda dua yang bagian belakangnya sering dicopot,” ucap Komarudin.Baca juga: Adu Spesifikasi Range Rover vs Chery Fengyun X3L, Pendaki Heavens GateANTARA/Twitter/@TMCPoldaMetro Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyiapkan 10 unit kendaraan berkamera tilang elektronik (Electronic Traffic Law Enforcement/ETLE). Menurutnya, banyak pengendara sengaja melepas pelat nomor belakang agar tidak terekam kamera ETLE statis yang hanya mengarah ke depan.Namun kini upaya tersebut tidak lagi efektif, karena ETLE Mobile memastikan pelat nomor dari berbagai arah tetap bisa ter-capture.Dengan perubahan besar ini, Operasi Zebra Jaya 2025 dinilai lebih adil, objektif, dan minim interaksi langsung antara petugas dan pengendara.
(prf/ega)
Tak Pakai Razia Konvensional, Polisi Andalkan ETLE dan Sistem Hunting
2026-01-12 06:39:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:22
| 2026-01-12 06:49
| 2026-01-12 05:49
| 2026-01-12 05:31
| 2026-01-12 05:19










































