Kemendikdasmen Pertimbangkan Ubah Nama Mapel Bahasa Indonesia

2026-01-12 06:20:52
Kemendikdasmen Pertimbangkan Ubah Nama Mapel Bahasa Indonesia
- Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengusulkan ada perubahan nama mata pelajaran Bahasa Indonesia menjadi Bahasa dan Sastra Indonesia.Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan, perubahan nama ini bertujuan agar siswa-siswa tetap diajarkan sastra Indonesia."Kalau sekarang kan hanya menjadi Bahasa Indonesia. Untuk memastikan bahwa sastra diajarkan, mungkin bisa diusulkan namanya nanti pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia," kata Mu'ti dikutip dari Kompas.com, Kamis ."Mungkin bisa begitu, untuk memastikan bahwa sastra termasuk di dalam pembelajaran Bahasa Indonesia," lanjut dia.Baca juga: Nilai Matematika TKA 2025 Jeblok, Pemerhati: Bukan Kegagalan GuruMu'ti menuturkan, usul tersebut belum ibadah lebih lanjut oleh Kemendikdasmen. Namun ia tidak menutup kemungkinan perubahan nama tersebut bisa diatur dalam Revisi Undang-Undang (RUU) Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)."Mungkin, mungkin ya, saya juga belum membahas secara detail di internal. Tapi tadi saya sempat bicara singkat dengan Pak Wakil Menteri, yang kami tugasi untuk menyiapkan rancangan perubahan Undang-Undang Sisdiknas, mungkin nanti namanya diubah," ujarnya.Selain itu, Mu'ti mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian terkait bahasa apa saja yang bisa ajarkan di sekolah mulai dari Bahasa Arab, Bahasa Perancis, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, dan Bahasa Korea hingga Bahasa Portugis.Namun pelajaran bahasa-bahasa tersebut akan dijadikan pelajaran pilihan selagi menunggu kesiapan sarana dan prasarana sekolah."Kalau sekarang ini skemanya memang masih merupakan skema yang bahasa asing pilihan. Bahasa asing pilihan, gitu," ujarnya.Baca juga: Kisah Hafidz, Raih Beasiswa MEXT dan Kuliah S2 Gratis di Kobe UniversitySedangkan mata pelajaran bahasa yang akan diwajibkan dalam waktu dekat adalah mata pelajaran Bahasa Inggris di tahun pelajaran 2027/2028.Adapun pelajaran Bahasa Inggris akan mulai diajarkan sebagai mata pelajaran wajib mulai dari kelas 3 SD."Sekarang ini kan bahasa asing yang sudah wajib adalah Bahasa Inggris, dan mulai tahun 2027 itu kita mulai mengajarkan Bahasa Inggris kelas 3 SD. Tahun 2026 guru Bahasa Inggrisnya kita latih," jelasnya.Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahasa Portugis akan menjadi bahasa prioritas untuk diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia.Prabowo menyebut langkah ini bertujuan untuk mendekatkan hubungan antara rakyat Indonesia dan rakyat Brazil."Dan karena pentingnya hubungan ini, saya sudah putuskan bahwa Bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas di pendidikan kita karena kita ingin hubungan ini lebih baik," ucap Prabowo, dilansir Kompas.com, Sabtu .Baca juga: 2 Bahasa Asing Masuk Kurikulum, Ada yang Jadi Mapel Wajib Tahun 2027Mendengar hal itu Lula bertepuk tangan. Bahasa Portugis merupakan bahasa nasional negara Brasil.Prabowo menuturkan ke depannya bahasa Portugis menambah daftar bahasa-bahasa asing dari berbagai negara di dunia yang telah lebih dahulu populer dipelajari warga Indonesia."Selain Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Prancis, Jerman, dan Rusia, Bahasa Portugis menjadi bahasa prioritas bagi kita, Portugis dan Spanyol," kata Prabowo.


(prf/ega)