TEL AVIV, – Israel akan menganugerahkan penghargaan sipil tertinggi negaranya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2026.Pengumuman itu disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin , setelah pertemuan hangat keduanya di Florida.Penghargaan ini datang setelah Trump kembali gagal meraih Hadiah Nobel Perdamaian usai dinominasikan oleh Netanyahu pada Juli lalu.Baca juga: Obsesi Raih Nobel Perdamaian, Berapa Banyak Perang Diakhiri Trump?Keputusan tersebut menandai langkah Israel yang menyimpang dari tradisi panjang karena memberikan penghargaan kepada warga negara non-Israel.Netanyahu mengatakan, keputusan itu mencerminkan apresiasi luas publik Israel terhadap dukungan Trump.“Presiden Trump telah melanggar begitu banyak konvensi hingga mengejutkan banyak orang, lalu mereka menyadari, ‘oh, mungkin dia memang benar,’” kata Netanyahu kepada wartawan.“Jadi kami memutuskan untuk melanggar sebuah konvensi juga atau menciptakan yang baru, yaitu menganugerahkan Israel Prize,” ujarnya.Israel Prize selama ini hanya diberikan kepada warga negara atau penduduk Israel. Satu-satunya pengecualian adalah kategori “kontribusi khusus bagi bangsa Yahudi”.Hingga kini, hanya satu warga non-Israel yang pernah menerima penghargaan tersebut, yakni konduktor asal India, Zubin Mehta, pada 1991.AFP/BRENDAN SMIALOWSKI Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kiri) saat mengantarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) keluar dari Gedung Putih, Washington DC, 7 April 2025.Pada Oktober lalu, Netanyahu sempat menyebut Trump sebagai “sahabat terbesar Israel sepanjang masa”.Pujian itu muncul setelah kelompok Hamas membebaskan 20 sandera terakhir yang masih hidup dari serangan 7 Oktober 2023, dalam kesepakatan damai Gaza yang dimediasi Trump dan timnya.“Saya harus mengatakan bahwa ini mencerminkan sentimen yang luar biasa dari warga Israel di seluruh spektrum,” kata Netanyahu.Baca juga: Trump Dinominasikan Raih Nobel Perdamaian oleh Netanyahu“Mereka menghargai apa yang telah Anda lakukan untuk membantu Israel dan membantu perjuangan bersama kita melawan teroris dan mereka yang ingin menghancurkan peradaban kita. Jadi sekali lagi, ini adalah ungkapan terima kasih dan penghargaan,” tambahnya.Sebelumnya pada Juli 2025 di Gedung Putih, Netanyahu mengumumkan bahwa ia telah menominasikan Trump untuk meraih Hadiah Nobel Perdamaian.
(prf/ega)
Gagal Terima Nobel Perdamaian, Trump Akan Diberi Penghargaan oleh Israel
2026-01-12 04:03:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 02:33
| 2026-01-12 02:31
| 2026-01-12 02:27
| 2026-01-12 02:19










































