Cara Pantau Banjir Sumatera di Google untuk Cek Kondisi Terkini

2026-02-02 07:27:56
Cara Pantau Banjir Sumatera di Google untuk Cek Kondisi Terkini
Ringkasan: - Bencana banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Sumatera, terutama Sumatera utara, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias.Bencana yang terjadi sejak sekitar 24 November kemarin itu diduga disebabkan karena cuaca ekstrem yang intens. Untuk mempermudah pembaruan informasi dari situasi ini, Google menampilkan peringatan darurat banjir Sumatera.Baca juga: Telkom Kerahkan Satelit untuk Pulihkan Jaringan Terdampak Banjir SumateraLewat peringatan itu, masyarakat bisa memantau bersama perkembangan banjir Sumatera. Lantas, bagaimana cara pantau banjir Sumatera di Google? Untuk lebih lengkapnya, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai cara cek banjir Sumatera melalui Google.Untuk diketahui, Google memiliki fitur peringatan berbagai bencana, termasuk bencana banjir. Di Google Search, fitur tersebut bernama “flood alerts” atau “bencana banjir”. Untuk menampilkan fitur itu, pengguna bisa memasukkan beberapa kata kunci sebagai berikut:Setelah kata kunci itu dimasukkan, Google bakal menampilkan banner khusus “Flood Alerts” yang memuat informasi mengenai banjir Sumatera. Dalam banner tersebut, terdapat dua opsi informasi umum dan informasi lokal./Zulfikar Hardiansyah Banner Flood Alerts di Google yang menampilkan informasi bencana banjir di Sumatera Utara.Pada informasi umum, termuat titik lokasi yang dilanda banjir. Kemudian, pada informasi lokasl, Google mencantumkan sejumlah situs resmi untuk mendapatkan informasi kebencanaan terkini, salah satunya seperti situs BMKG.Baca juga: Daftar 10 Lokasi Internet Darurat dari Komdigi untuk Korban Banjir Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat/Zulfikar Hardiansyah Banner peringatan banjir Sumatera di Google yang menampilkan sejumlah situs atau sumber resmi untuk memantau kondisi terkini.Di bawah banner tersebut, tercantum pula kolom berita dari berbagai media yang menampilkan informasi perkembangan terkini kondisi bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah Sumatera.Kemudian, dalam banner “Flood Alerts” banjir Sumatera di Google, terdapat pula opsi menampilkan peta atau membuka Google Maps untuk melihat lebih lanjut titik-titik lokasi yang terdampak banjir.Pada peta Google Maps, wilayah yang terdapat banjir ditandai dengan ikon warna merah dengan tiga garis bergelombang. Menurut data visible di Maps, terdapat enam titik banjir di wilayah Sibolga dan Tapanuli./Zulfikar Hardiansyah Titik lokasi banjir di sejumlah wilayah Sumatera Utara, seperti Sibolga dan Tapanuli, yang terdeteksi di Google Maps.Setiap titik ditandai sebagai area terdampak banjir, meski belum dilengkapi foto kondisi terkini. Saat dibuka melalui Street View, gambarnya masih menampilkan kondisi normal karena menggunakan dokumentasi lama, bukan foto real-time.Google turut mencantumkan keterangan bahwa pembaruan terakhir titik banjir terjadi lima hari lalu atau Rabu . Di bagian bawah alert, Google juga menyediakan tautan “bantuan dan informasi” yang merujuk ke sumber resmi seperti BMKG, BNPB, dan lembaga terkait lainnya.Baca juga: Komdigi Pasang 10 Titik Internet Satelit Satria-1 di Lokasi Banjir SumateraFlood alert dan peta titik banjir ini bisa dibagikan langsung ke media sosial, WhatsApp, dan platform lain, sehingga memudahkan pengguna untuk menyebarkan informasi darurat ke keluarga atau komunitas lokal.Selain lewat Google, pengguna juga bisa memantau kondisi terkini bencana Sumatera melalui situs resmi pemerintah dari BMKG dan BNPB, yang masing-masing bisa diakses melalui tautan ini serta tautan ini.Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno. Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 07:29