Hadapi Puncak Musim Hujan, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi

2026-02-05 06:15:42
Hadapi Puncak Musim Hujan, Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi
Jakarta - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar rapat koordinasi dan apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, tanah longsor, dan curah hujan yang tinggi sebagai Langkah antisipasi menghadapi puncak musim hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026.Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno bersama Kepala BNPB Suharyanto.Menko PMK Pratikno mengingatkan tingginya mobilitas masyarakat di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ia menyebut, jumlah Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menurut survey Kementerian perhubungan diperkirakan mencapai hampir 105 juta jiwa.Advertisement"Ditengah cuaca yang sedang tidak ramah, Masyarakat di wilayah terdampak diminta untuk terus waspada, untuk satuan TNI, BNPB, dan seluruh unsur terkait, mari kita kawal bersama pemulihan bencana ini," ujar Pratikno, Senin .Ia meminta masyarakat di daerah yang tidak terdampak bencana diharapkan untuk tetap siaga, mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi. Pratikno mengatakan, pemerintah akan terus meningkatkan sistem peringatan dini dengan memanfaatkan informasi dari BMKGKemudian, ia juga menyinggung soal pemulihan sektor Pendidikan yang harus segera dilkukan, menjelang dimulainya tahun ajaran baru pada 5 Januari 2026. Untuk daerah-daerah yang terdampak bencana diminta bergerak cepat agar proses belajar mengajar dapat Kembali berjalan. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-05 05:33