5 Item yang Akan Banyak Dicari di Toko Barang Bekas pada 2026

2026-02-02 00:04:54
5 Item yang Akan Banyak Dicari di Toko Barang Bekas pada 2026
- Dengan anggaran yang semakin ketat dan para pemilik rumah mendambakan ruang yang terasa berlapis, personal, dan penuh karakter, toko barang bekas menawarkan solusi sempurna.Menurut para desainer dan ahli belanja barang bekas berpengalaman, belanja barang bekas semakin populer menjelang 2026. Baca juga: Jangan Beli 7 Perabotan Ini di Toko Barang Bekas, Ini Alasannya!Jadi, apa yang mereka perkirakan akan laris manis di toko barang bekas pada 2026 nanti?Seperti biasa, barang-barang yang paling dicari cenderung mencerminkan tren besar dalam desain interior, tidak terkecuali tahun depan. Dikutip dari The Spruce, Kamis , beberapa ahli membagikan beberapa item yang akan banyak dicari di toko barang bekas pada 2026. Unsplash/ulevik Ilustrasi penghentian sementara air PAM Jaya.Krom sempat kurang diminati dalam desain interior, tetapi menurut Michele Cicatello, pemilik dan kurator di The Curio Collectress--pengecer dekorasi rumah vintage yang berbasis di Buffalo, New York, AS--krom akan kembali populer pada 2026.“Kuningan telah menjadi raja logam aksen interior untuk sementara waktu dan memang pantas—tetapi saya pikir masuknya interior bernuansa hangat dan alami yang telah kita lihat akan mempengaruhi kebangkitan aksen krom,” katanya.Krom dapat menambah keseimbangan dan kontras pada interior yang hangat dan banyak ditemukan di toko barang bekas.Mencari cara sederhana untuk memasukkan krom ke ruangan?Cicatello mengatakan peralatan bar krom adalah barang pokok di sebagian besar toko barang bekas, tetapi kemungkinan tidak akan bertahan lama setelah tren ini menguat. Baca juga: 4 Benda Kamar Tidur yang Boleh Dibeli di Toko Barang BekasSelanjutnya, item yang akan banyak dicari di toko barang bekas pada 2026 adalah kain alami. Bayangkan barang-barang yang terbuat dari katun, linen, wol, dan sutra alami.Menurut Cicatello, permintaan akan kain alami sudah kuat, terutama di bidang fashion, dan diperkirakan akan terus meningkat karena orang-orang berupaya menciptakan ruang yang hangat, nyaman, serta ramah lingkungan.“Konsumen semakin cerdas, jeli, dan sadar akan produk-produk yang sarat dengan plastik dan bahan kimia yang tidak dapat terurai secara permanen dan mereka sudah muak,” katanya.Namun, barang-barang yang terbuat dari kain alami mungkin sulit ditemukan di toko barang bekas, jadi kamu mungkin perlu sedikit berkreasi.“Kain tetaplah kain. Siapa bilang selembar kain sutra tidak bisa dibelah dua dan diubah menjadi tirai?” kata Cicatello.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-01 23:00