Kebutuhan Air Bersih Mendesak bagi Korban Bencana Sumbar, Hidran Umum Disediakan

2026-01-11 23:11:53
Kebutuhan Air Bersih Mendesak bagi Korban Bencana Sumbar, Hidran Umum Disediakan
PADANG, - Untuk mengatasi krisis air bersih bagi korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat, Kementerian Pekerjaan Umum menyediakan 87 hidran umum (HU). Hidran umum itu disebar di Padang, Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Kota Solok."Kami sangat memahami korban bencana membutuhkan air bersih, makanya kami sediakan lewat hidran umum," kata Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, kepada wartawan, Kamis .Maria menyebutkan, selain hidran umum, penyaluran air bersih juga dilakukan di tempat-tempat strategis seperti posko bencana, dapur umum, sekolah, rumah ibadah, rumah sakit, dan lainnya.Baca juga: Korban Bencana Sumbar, 24 Jenazah Tak Teridentifikasi Dimakamkan Massal di PadangSejak masa tanggap darurat pada 25 November 2025 lalu, sudah disalurkan 87 hidran umum, 15 unit mobil tangki air (MTA) untuk distribusi air, 14 set toilet portable, dan 8 set biority."Tim tanggap darurat kami kerja siang malam untuk memberikan air bersih bagi korban bencana," kata Maria.Maria menyebutkan pihaknya berharap Perumda air minum segera bisa pulih dan melayani masyarakat lagi."Memang akibat bencana, Perumda air minum terdampak, makanya kami turun tangan," kata Maria.Baca juga: Kejari Padang Sita Rp 17,5 M dari Anggota DPRD Sumbar soal Dugaan Korupsi Kredit Modal KerjaKepala SMA 12, Ikhwansyah, mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan adanya penyaluran air bersih dari tim tanggap darurat Kementerian PU.SMA 12 Padang adalah salah satu sekolah yang terdampak cukup parah akibat bencana itu.Gedung sekolah terendam air hingga merusak perabotan sekolah seperti perpustakaan, komputer, dan lain sebagainya."Kebutuhan mendesak pascabencana adalah air bersih karena PDAM airnya tidak mengalir," kata Ikhwansyah.


(prf/ega)