Industri Keramik RI Bidik Momentum Ekspansi Regional

2026-01-12 02:45:39
Industri Keramik RI Bidik Momentum Ekspansi Regional
JAKARTA, — Industri keramik nasional memasuki fase pertumbuhan baru.Ini seiring diluncurkannya Keramika Indonesia 2026, pameran industri keramik berskala regional yang diklaim sebagai ASEAN’s Leading Ceramics Industry Exhibition. Ajang ini akan digelar pada 4 sampai 7 Juni 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2.Pameran ini berlangsung bersamaan dengan pameran bahan bangunan Megabuild Indonesia.Baca juga: SNI Wajib dan Kebijakan Anti-dumping Bikin Industri Keramik MenggeliatSHUTTERSTOCK/AYDO8 Ilustrasi ubin keramik. Keramika Indonesia 2026 akan hadir dengan skala dua kali lebih besar dibanding edisi sebelumnya.Fokus utama pameran ini adalah mempertemukan pelaku industri dari seluruh ekosistem keramik, mulai dari penyedia bahan baku, teknologi dan mesin, hingga produsen produk jadi, dalam sebuah platform B2B2C.Berdasarkan data Kementerian Perindustrian dan Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) tahun 2025, kapasitas produksi keramik nasional telah mencapai sekitar 625 juta meter persegi per tahun.Dengan kapasitas tersebut, Indonesia masuk dalam posisi lima besar produsen keramik dunia.Baca juga: SNI Wajib Dorong Keramik Lokal Kuasai Pasar dalam NegeriInvestasi kumulatif di sektor keramik juga tercatat telah menembus Rp 224 triliun, sementara ekspor keramik tumbuh sekitar 17 persen, dengan nilai ekspor mendekati 31 juta dollar AS pada Januari sampai Agustus 2025.Di kawasan ASEAN, Indonesia dipandang sebagai pemain utama berkat basis produksi besar dan permintaan domestik yang stabil, terutama dari proyek infrastruktur, properti, hunian, dan fasilitas komersial.Momentum tersebut menjadi latar belakang bagi penyelenggaraan Keramika Indonesia 2026.


(prf/ega)