Momen Prabowo dan Sultan HB X Semobil ke Peresmian Jembatan Kabanaran

2026-01-16 11:38:51
Momen Prabowo dan Sultan HB X Semobil ke Peresmian Jembatan Kabanaran
Momen akrab Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X terlihat selama acara peresmian jembatan Kabanaran di Bantul. Keakraban itu mulai terlihat saat Sultan HB X menjemput Prabowo, kemudian semobil menuju lokasi peresmian.Dilihat detikcom, Rabu , peresmian jembatan Kabanaran digelar setelah Prabowo meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia (KEI) di Solo, Jawa Tengah. Setelah dari RS KEI, Prabowo menggunakan helikopter dari Solo menuju Bantul.Setibanya di Lapangan Udara Pantai Depok, Bantul, Prabowo disambut Sultan HB X. Prabowo memberi salam hormat kepada Sultan HB X. Keduanya kemudian bersalaman dengan hangat.Prabowo lalu mengajak Sultan HB X masuk ke mobil Maung yang akan membawa mereka ke jembatan Kabanaran. Sesampai di lokasi peresmian, Prabowo keluar dari kendaraan Maung melalui sisi kanan, sementara Sri Sultan melalui sisi kiri.Pada saat sambutan acara, Prabowo juga sempat menyapa Sultan HB X. Prabowo pangling melihat Sultan HB X, yang menurutnya tampak terlihat muda."Saya kira itu sekali lagi selamat ke semua pihak. Terima kasih. Sri Sultan, saya juga tadi panggil Sri Sultan juga tambah muda kelihatannya," kata Prabowo. Prabowo lalu mengira Sri Sultan Hamengkubuwono X seorang kapten dari pasukan khusus. Setelah itu, Prabowo mengakhiri sambutannya."Saya kira tadi kapten dari pasukan khusus. Baik, saya kira demikian. Jangan lama-lama Prabowo dikasih podium," ucapnya.Selain meresmikan jembatan Kabanaran, Prabowo secara hybrid juga meresmikan infrastruktur lain di beberapa wilayah, yakni jembatan Sungai Sambas Besar, Kalimantan Barat; flyover Canguk, Jawa Tengah; underpass Gatot Subroto, Sumatera Utara; dan underpass Joglo, Jawa Tengah.Prabowo menjelaskan jembatan Kabanaran menghubungkan wilayah selatan DIY, yakni Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul. Jembatan ini memiliki nilai historis kuat bagi masyarakat sekitar karena pernah menjadi markas perjuangan Pangeran Mangkubumi, yakni Sultan HB I.Prabowo berharap kehadiran jembatan tersebut dapat meningkatkan pariwisata dan ekonomi rakyat. "Diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga. Mungkin nanti akan ada hotel-hotel yang bagus. Fasilitas-fasilitas memang harus kita dorong untuk mendukung pariwisata," ujar Prabowo.Simak juga Video: Jokowi Sebut Bahas Geopolitik-Ekonomi Global saat Bertemu Sultan HB X[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 11:33