Wisata Ala Africa di Olive Manor Semarang, Simak Jam Buka dan Biayanya!

2026-01-11 03:31:42
Wisata Ala Africa di Olive Manor Semarang, Simak Jam Buka dan Biayanya!
SEMARANG, - Destinasi kuliner dan wisata tematik ala Afrika, Olive Manor di kawasan BSB City, Kota Semarang mengalami lonjakan pengunjung sebanyak 30 persen selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.Asisten District Olive Manor, Ari Hermawan mengatakan bahwa pada hari biasa, rata-rata pengunjung berkisar 600–700 orang per hari.Sementara itu, selama 23–26 Desember, jumlahnya meningkat menjadi 1.000–1.020 pengunjung per hari.“Prediksi puncaknya itu di tanggal 28 dan 29 Desember, bisa mencapai 1.500 pengunjung per hari karena libur Natal bertemu dengan weekend terakhir di tahun ini,” ujar Ari saat ditemui di lokasi, Sabtu .Baca juga: Arus Wisata Tinggi, Polisi Ungkap Titik-titik Padat Jalur Puncak BogorDia menyebut, Olive Manor memiliki empat gedung dengan kapasitas sekitar 100 orang per gedung, atau total sekitar 370 kursi.KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah Suasana wisatawan berkunjung ke Olive Manor, Kawasan BSB City Semarang, Sabtu .Destinasi itu tetap buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 20.30 WIB tanpa jam operasional khusus selama Nataru.Namun, pihak manajemen menerapkan sistem buka-tutup apabila jumlah pengunjung membeludak.“Kita tetap buka reguler. Tapi memang ada sistem buka-tutup karena kita menerapkan minimum pembelian Rp75.000 per orang. Itu bukan tiket masuk, tapi minimum order,” katanya.KOMPAS.COM/Titis Anis Fauziyah Suasana wisatawan berkunjung ke Olive Manor, Kawasan BSB City Semarang, Sabtu .Ia menuturkan, kebijakan minimum pembelian diterapkan agar setiap pengunjung mendapatkan hak tempat duduk serta pengalaman yang nyaman, lalu memiliki akses foto yang leluasa tanpa berdesakan dengan pengunjung lainnya.Saat ini, pihak manajemen belum membuka layanan reservasi untuk umum lantaran reservasi baru akan dilayani mulai Februari 2026.Tak hanya itu, Ari menyebutkan, pengunjung Olive Manor tidak hanya berasal dari dalam kota, tetapi juga mancanegara, termasuk dari Taiwan dan China yang berkunjung di sela perjalanan bisnis.Baca juga: Kota Lama Semarang Magnet Wisatawan Selama Libur Nataru, Lokasinya Dekat Stasiun Jadi Nilai TambahSelain kuliner, Olive Manor menyediakan wahana balon udara dengan tarif Rp 500.000 untuk empat orang dengan durasi sekitar 15 menit, dengan syarat pengunjung makan di tempat.Sementara itu, bagi pengunjung yang hanya ingin naik balon udara tanpa makan, dikenakan tarif Rp 600.000.Namun, wahana ini sangat bergantung pada kondisi cuaca. “Standar angin kita di 5 knot, sementara rata-rata angin di BSB mencapai 13,5 knot. Jadi kita jarang terbang karena faktor keselamatan,” ujarnya.Dari sisi konsep, Olive Manor mengusung tema Afrika Selatan era kolonial, yang terinspirasi dari kisah kepemilikan tanah dan bangunan di sana.Konsep ini menjadi pembeda Olive Manor dari tempat kuliner dan wisata lain di Semarang.Lebih lanjut, Olive Manor Semarang merupakan jaringan PT Rustic Market di Jawa Tengah cabang ke-8 menyusul Surabaya dan Sentul, Bogor.Dia menargetkan pada 2027 dapat memperluas pasar hingga memiliki 15 cabang baru secara nasional.


(prf/ega)