JAKARTA, - Ratu Belanda Maxima mengunjungi Indonesia selama 24-27 November 2025.Indonesia menjadi negara kedua yang dikunjungi Ratu Maxima dalam rangka menjalankan mandat global United Nations Secretary-General's Special Advocate for Financial Health (UNSGSA).Dalam kunjungannya, dia mengkampanyekan kesehatan keuangan (financial health). Sebuah konsep yang menjadi kelanjutan dari literasi dan inklusi keuangan.Lantas, apa alasan Ratu Belanda Maxima menyoroti kesehatan keuangan?Saat menghadiri National Financial Health Event, Ratu Maxima mengungkapkan tantangan keuangan global kini bergeser dari memperluas akses layanan keuangan menjadi memastikan masyarakat mampu mengelola keuangannya secara sehat.Baca juga: Bertemu Dengan Bos OJK hingga Menko Perekonomian, Ratu Belanda Bahas Soal Inklusi Keuangan dan Kesehatan FinansialSelama 15 tahun terakhir, inklusi keuangan global meningkat pesat. Hal ini ditandai oleh individu yang memiliki rekening bank masih di bawah 50 persen pada 2007, kini angka tersebut telah melebihi 80 persen dari total penduduk dunia.Namun setelah itu muncullah masalah baru karena kepemilikan rekening bank ternyata tidak serta-merta dapat meningkatkan kesejahteraan seseorang."Itu (memiliki rekening bank) adalah sarana untuk mencapai tujuan. Bukan tujuan itu sendiri. Dan itulah mengapa sekarang saya beralih ke kesehatan finansial karena sekarang kita benar-benar harus berpikir, setelah memiliki akses, bagaimana kita membantu orang menggunakan akses itu untuk meningkatkan kehidupan mereka? Untuk membantu mereka mengelola kehidupan sehari-hari?" ujar Ratu Maxima.Untuk itu, fokus baru yang perlu diperkuat ke depan bukan lagi soal inklusi keuangan tetapi menanamkan konsep kesehatan keuangan kepada masyarakat.Bagaimana masyarakat dapat menggunakan akses layanan keuangan tersebut untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran, menabung, memiliki dana darurat, serta mengambil keputusan kredit yang tepat.Dalam kunjungannya ke Solo pada Selasa , Ratu Maxima mendengar langsung kekhawatiran seorang ibu rumah tangga terkait biaya tak terduga, terutama biaya pendidikan anak.Baca juga: Kunjungi Bekasi, Ratu Belanda Soroti Program BTN yang Ubah Sampah Jadi Tabungan KPRMasalah ini menurutnya bisa diselesaikan jika ibu itu memupuk kebiasaan menabung meskipun dalam jumlah kecil."Jadi itulah mengapa kita harus fokus pada kesehatan keuangan," imbuhnya.Dia juga menyoroti pentingnya asuransi, baik asuranis kesehatan, asuransi jiwa, maupun asuransi untuk usaha, agar masyarakat tidak terjebak pada pinjaman berbunga tinggi saat menghadapi situasi darurat."Dan juga tentang dana darurat. Anda tahu, dana kecil yang Anda miliki jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Daripada pergi ke pemberi pinjaman uang dengan suku bunga tinggi yang justru akan membuat Anda semakin banyak utang dan stres," tuturnya.
(prf/ega)
Kenapa Ratu Maxima Soroti Kesehatan Keuangan Dalam Kunjungannya ke Indonesia?
2026-01-12 06:13:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:41
| 2026-01-12 05:25
| 2026-01-12 04:37
| 2026-01-12 04:23










































