- Bencana banjir dan longsor di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), tak hanya berdampak terhadap warga dan permukiman.Pasalnya, jaringan listrik dan telekomunikasi (sinyal) seluler juga terdampak. Hal itu sudah terasa pada Selasa siang.Baca juga: Banjir dan Longsor di Sibolga serta Tapteng: 9 Orang TewasArdy, seorang perantau yang orang tuanya berada di Sibolga mengeluhkan sulitnya menghubungi keluarga. Hal ini diduga kuat dipicu padamnya aliran listrik di banyak titik.Ardy mulai merasa khawatir sejak terakhir kali keluarga di Sibolga tidak bisa dihubungi lagi."Tadi terakhir masih bisa video call, setelah itu mulai tidak bisa dihubungi lagi sampai sore tadi," ungkapnya pada Selasa .Hal yang sama juga dirasakan Yudi. Ia mengaku mulai khawatir sejak pukul 14.00 WIB karena orang tuanya tidak bisa dihubungi.“Dari siang tadi centang satu (WhatsApp). Ya kita khawatir lah, belum lagi liat di medsos banjir makin besar. Tadi mulai bisa chat di jam 19.30," ujarnya pada Selasa .Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Tapsel Sumut, 8 Orang Meninggal, Ribuan Warga MengungsiMenurut Yudi, sinyal masih naik turun. Akan tetapi ia sudah sedikit lega setelah mendapatkan kabar orang tua di rumah dalam kondisi aman.Banjir dan longsor di sejumlah lokasi turut wilayag Sibolga dan Tapteng menyebabkan infrastruktur ketenagalistrikan milik PLN mengalami kerusakan dan menghambat akses petugas menuju titik gangguan.Padamnya listrik menyebabkan beberapa BTS operator telekomunikasi berhenti beroperasi, sehingga jaringan seluler dan internet di wilayah Sibolga–Tapteng lumpuh.PLN mencatat sejumlah gardu hubung tergenang air, beberapa tiang distribusi patah, serta jaringan listrik yang tertutup material longsor.Baca juga: Update Banjir dan Longsor Sibolga: 5 Orang Tewas, 4 Hilang, dan 17 Rumah RusakDampaknya, pasokan listrik ke banyak kawasan terputus dan berimbas pada matinya jaringan komunikasi dan aktivitas warga."Sejumlah lokasi terdampak banjir dan longsor, beberapa gardu dan jaringan terendam dan tertutup material. Kondisi ini menyebabkan gangguan dan pemadaman meluas," demikian penjelasan PLN UP3 Sibolga dalam keterangan resminya pada Selasa .Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menyampaikan pihaknya telah menetapkan Status Siaga Kelistrikan sejak laporan pertama diterima.Tim lapangan langsung dikerahkan untuk melakukan asesmen, isolasi jaringan, serta penanganan awal di titik yang dinilai aman.
(prf/ega)
Imbas Banjir dan Longsor Sibolga-Tapteng: Listrik Padam, Sinyal Terganggu
2026-01-12 08:47:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:52
| 2026-01-12 07:17
| 2026-01-12 07:13
| 2026-01-12 06:56










































