Resmi Larang Tanam Sawit di Jabar, Dedi Mulyadi Juga Sentil Bupati Cirebon yang Tak Lapor

2026-01-12 23:35:51
Resmi Larang Tanam Sawit di Jabar, Dedi Mulyadi Juga Sentil Bupati Cirebon yang Tak Lapor
BANDUNG, - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengeluarkan larangan penanaman kelapa sawit di wilayah Jawa Barat menyusul sejumlah dampak lingkungan yang ditimbulkan, termasuk bencana dan krisis air di beberapa daerah.Dedi mengungkapkan 6 bulan lalu dirinya sempat menghentikan rencana penanaman kelapa sawit di lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.Saat itu ia langsung memerintahkan bupati setempat untuk menghentikan kegiatan tersebut.“6 bulan yang lalu ada yang mau menanam sawit di lereng kuning Ciremai. Cuman saya enggak cerita ke mana-mana. Saya menghentikannya melalui bupati,” ujar Dedi, saat ditemui di Gedung Pusat Kebudayaan, di Jalan Naripan, Kota Bandung, Selasa .Baca juga: Dedi Mulyadi Resmi Larang Sawit di Jabar, Kepala Daerah Diminta Alihkan KomoditasDisinggung soal polemik sawit di wilayah Cirebon, Dedi mengaku tidak menerima laporan langsung.Ia menilai keterlambatan penanganan terjadi karena tidak adanya laporan dari pemerintah desa maupun daerah.“Kalau yang di Cirebon ini saya enggak ada yang lapor. Kepala desa kalau lapor kan bisa diselesaikan. Gubernur enggak mungkin tahu semua hal setiap waktu,” katanya.Dedi menyebut persoalan baru disadari setelah masyarakat merasakan dampaknya, termasuk bencana lingkungan.Menurutnya, penanaman sawit di Jawa Barat tidak sesuai dengan peruntukan lahan maupun karakteristik wilayah.“Kalau sudah di luar peruntukan dan bukan habitatnya, ya diganti dengan tanaman lain,” ujarnya.Baca juga: Dedi Mulyadi Instruksikan Sawit Dilarang di Jabar, Pergub DisiapkanSebagai tindak lanjut, Gubernur Jawa Barat menerbitkan Surat Edaran Nomor 187/PM.05.02.01/PEREK tentang Larangan Penanaman Kelapa Sawit di Wilayah Provinsi Jawa Barat.Surat edaran yang ditetapkan di Bandung pada 29 Desember 2025 itu ditujukan kepada seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Barat.Dalam surat edaran tersebut, pemerintah provinsi melarang penanaman baru kelapa sawit di seluruh wilayah Jawa Barat, baik di lahan milik masyarakat maupun badan usaha.Sementara untuk lahan yang sudah terlanjur ditanami sawit, pemerintah daerah diminta melakukan penggantian atau alih komoditas secara bertahap.Dedi menjelaskan, larangan tersebut didasari keterbatasan wilayah Jawa Barat yang dinilai tidak cocok untuk komoditas sawit yang membutuhkan areal luas dan berpotensi mengganggu ketersediaan air.“Jawa Barat itu kecil, wilayahnya sempit. Sawit butuh lahan luas, enggak cocok. Kita cocoknya teh, karet, kina, kopi,” katanya.Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Gubernur Jabar Larang Budidaya Sawit, Sentil Kepala Daerah di Cirebon yang Tidak Lapor.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-01-12 23:29