11 Kabupaten di Aceh akan Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir

2026-02-08 03:02:10
11 Kabupaten di Aceh akan Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir
JAKARTA, - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan bahwa 11 kabupaten di Provinsi Aceh memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat.Pratikno menuturkan, perpanjangan itu dilakukan untuk memastikan agar daerah tersebut benar-benar siap memasuki transisi ke fase pemulihan."Di Provinsi Aceh, masih ada 11 kabupaten yang akan memperpanjang status tanggap darurat, tapi saat ini masih dibahas," kata Pratikno dalam siaran langsung konferensi pers di kanal YouTube BNPB, Kamis .Baca juga: Sebulan Usai Banjir Sumatera, Menko PMK: Kami Tak Libur Tangani BencanaDi sisi lain, sebanyak 12 dari 52 kabupaten/kota di tiga provinsi (Aceh, Sumut, Sumbar) telah memasuki transisi ke fase pemulihan."Alhamdulillah berkat gotong royong kita semua, dari 12 kabupaten/kota di 52 kabupaten/kota di tiga provinsi, statusnya sudah masuk ke transisi ke fase pemulihan," kata dia.Baca juga: Sebulan Usai Banjir Sumatera, Menko PMK: Kami Tak Libur Tangani BencanaFase tanggap darurat bencana adalah tahapan pasca-bencana yang fokus pada penyelamatan korban, evakuasi, dan pemenuhan kebutuhan dasar korban.Adapun fase pemulihan bencana adalah tahapan berisi rehabilitasi serta rekonstruksi untuk mengembalikan kondisi masyarakat menuju kondisi normal.Pratikno menuturkan, tugas pemerintah saat ini jelas bahwa keselamatan dan kebutuhan dasar harus segera terpenuhi serta pemulihan dipercepat.Karena itu, ia menyampaikan pemerintah tidak libur menangani situasi pasca-bencana banjir Sumatera yang kini berusia sebulan."Kami hadir untuk memastikan percepatan langkah tanggap darurat dan langkah pemulihan dan tetap dijalankan, tetap dilaksanakan menjelang pergantian tahun ini. Tidak ada libur, semuanya terus bekerja demi masyarakat, menolong masyarakat yang terdampak bencana," ucapnya.Sebagai informasi, BNPB mengungkapkan data terkini korban tewas banjir Sumatera telah mencapai 1.135 orang per 25 Desember 2025.Angka korban tewas tertinggi tercatat berasal dari wilayah Aceh Utara dengan 205 orang, disusul Tapanuli Tengah sebanyak 191 orang, dan Tapanuli Selatan sebanyak 133 orang.Masih ada 173 orang yang hilang karena banjir Sumatera.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-08 02:17