Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini 8 Desember 2025 dari Pagi sampai Malam

2026-02-01 02:03:34
Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini 8 Desember 2025 dari Pagi sampai Malam
- Jadwal KRL Jogja-Solo untuk hari Senin, 8 Desember 2025 untuk membantu Anda merencanakan perjalanan dari Yogyakarta ke arah Solo.KRL Commuter Line relasi Yogyakarta–Solo tetap menjadi transportasi favorit bagi penumpang yang ingin perjalanan cepat dan terjangkau.Rangkaian KRL melayani perjalanan dari Stasiun Yogyakarta (Tugu) hingga Stasiun Palur dengan 13 stasiun pemberhentian.Rute KRL Jogja–Solo melewati Yogyakarta–Lempuyangan–Maguwo–Brambanan–Srowot–Klaten–Ceper–Delanggu–Gawok–Purwosari–Solo Balapan–Jebres–Palur.Total perjalanan mencakup 13 stasiun dengan durasi rata-rata sekitar 1 jam 15 menit sampai 1 jam 30 menit.Baca juga: Disorot Presiden, Menhub Minta KAI Kebut Pengadaan 30 Rangkaian KRL BaruBerikut jadwal lengkap KRL Jogja–Solo di tiap stasiun.05.05 WIB, 06.00 WIB, 07.05 WIB, 07.54 WIB, 08.49 WIB, 10.56 WIB, 12.07 WIB, 13.57 WIB, 15.01 WIB, 16.10 WIB, 17.35 WIB, 18.08 WIB, 20.15 WIB, 21.20 WIB, 22.35 WIB.05.10 WIB, 06.06 WIB, 07.10 WIB, 07.59 WIB, 08.54 WIB, 11.01 WIB, 12.12 WIB, 14.02 WIB, 15.06 WIB, 16.15 WIB, 17.40 WIB, 18.13 WIB, 20.20 WIB, 21.25 WIB, 22.40 WIB.05.17 WIB, 06.13 WIB, 07.17 WIB, 08.06 WIB, 09.01 WIB, 11.08 WIB, 12.19 WIB, 14.09 WIB, 15.13 WIB, 16.22 WIB, 17.47 WIB, 18.20 WIB, 20.27 WIB, 21.32 WIB, 22.47 WIB.05.26 WIB, 06.21 WIB, 07.25 WIB, 08.14 WIB, 09.09 WIB, 11.16 WIB, 12.27 WIB, 14.17 WIB, 15.21 WIB, 16.30 WIB, 17.55 WIB, 18.28 WIB, 20.36 WIB, 21.40 WIB, 22.56 WIB.05.33 WIB, 06.28 WIB, 07.32 WIB, 08.21 WIB, 09.16 WIB, 11.23 WIB, 12.34 WIB, 14.24 WIB, 15.28 WIB, 16.37 WIB, 18.02 WIB, 18.35 WIB, 20.43 WIB, 21.47 WIB, 23.03 WIB.05.40 WIB, 06.35 WIB, 07.39 WIB, 08.28 WIB, 09.23 WIB, 11.30 WIB, 12.41 WIB, 14.31 WIB, 15.35 WIB, 16.44 WIB, 18.09 WIB, 18.42 WIB, 20.50 WIB, 21.54 WIB, 23.10 WIB.05.49 WIB, 06.44 WIB, 07.48 WIB, 08.37 WIB, 09.32 WIB, 11.39 WIB, 12.50 WIB, 14.40 WIB, 15.44 WIB, 16.53 WIB, 18.18 WIB, 18.51 WIB, 20.59 WIB, 22.03 WIB, 23.19 WIB.05.56 WIB, 06.51 WIB, 07.55 WIB, 08.44 WIB, 09.39 WIB, 11.46 WIB, 12.57 WIB, 14.47 WIB, 15.51 WIB, 17.00 WIB, 18.25 WIB, 18.58 WIB, 21.06 WIB, 22.10 WIB, 23.26 WIB.06.03 WIB, 06.57 WIB, 08.01 WIB, 08.51 WIB, 09.46 WIB, 11.53 WIB, 13.04 WIB, 14.54 WIB, 15.58 WIB, 17.07 WIB, 18.32 WIB, 19.04 WIB, 21.12 WIB, 22.17 WIB, 23.33 WIB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-31 23:59