Jam Operasional Ragunan Diperpanjang Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Buka Lebih Awal

2026-01-16 17:38:53
Jam Operasional Ragunan Diperpanjang Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Buka Lebih Awal
JAKARTA, - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, memperpanjang jam operasional kunjungan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Humas TMR Wahyudi Bambang mengatakan, jam buka Ragunan kini dipercepat dibandingkan hari-hari biasanya.“Tadi saya sampaikan bahwa untuk penambahan waktu dibuka (TMR) itu lebih awal satu jam. Normalnya di pukul 07.00 WIB, (sekarang) kita buka pukul 06.00 WIB,” kata Wahyudi saat ditemui di TMR, Kamis .Baca juga: TMII Perpanjang Jam Operasional Selama Libur Natal dan Tahun BaruPenambahan jam operasional ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.Bambang menjelaskan, kebijakan tersebut berlaku hingga 5 Januari 2026 dan masih berpotensi berubah sesuai hasil evaluasi pengelola.Langkah ini diambil untuk mengurai kepadatan pengunjung, mengingat prediksi kunjungan pada Hari Natal bisa mencapai 50.000 orang.Sementara itu, pada libur Tahun Baru 2026, jumlah pengunjung diperkirakan menembus 80.000 orang.Prediksi tersebut mengacu pada catatan puncak kunjungan Tahun Baru 2025 yang mencapai 111.000 orang.Adapun hingga Kamis pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 28.876 pengunjung telah memasuki kawasan TMR. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah karena loket tiket baru ditutup pada sore hari.Baca juga: Natal 2025 di Gereja Katedral Jakarta Dimaknai sebagai Momentum Kelahiran Kembali“Ada kemungkinan untuk hari ini sudah lebih dari 30.000 pengunjung yang masuk, kemarin prediksi saya bisa di angka 50.000 pengunjung,” ujar Bambang.Untuk mendukung kelancaran kunjungan pengunjung, TMR menyiapkan 10 titik kantong parkir di area dalam dengan kapasitas sekitar 6.000 unit mobil dan 12.000 unit sepeda motor.Titik-titik parkir mobil tersebut antara lain berada di pintu timur, area dekat danau, gudang pakan, serta jalur melingkar menuju pintu selatan.


(prf/ega)

Berita Lainnya

Berita Terpopuler

#2

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-16 17:15