BANDUNG, - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku telah meminta persetujuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menggeser anggaran tambahan sebesar Rp 90 miliar untuk penanganan sampah di Tahum 2026 mendatang."Waktu itu saya meminta evaluasi kepada pak gubernur agar kami boleh menggeser tambahan anggaran Rp 90 miliar untuk penanganan sampah," kata Farhan seusai melakukan monitoring perayaan Natal di Gardujati, Kota Bandung, Kamis ."Karena kalau tidak disetujui, tanggal 12 Januari 2026 kita akan mengalami krisis sampah," ujar dia.Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Ajukan Praperadilan, Anggap Penetapan Tersangka Cacat HukumLebih lanjut Farhan menjelaskan, pergeseran tambahan anggaran tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan penanganan sampah imbas tingginya kunjungan libur natal dan Tahun Baru."Kalau dibiarkan terus, bulan April 2026 kita akan mengalami bencana sampah. Jadi kita punya waktu dua minggu ini, untuk memastikan semua permasalahan sampah sudah kita atasi secara bertahap sehingga bisa mencegah kiris sampah. Itu yang paling penting," imbuhnya.Farhan membenarkan jika Gubernur juga meminta Pemerintah Kota Bandung untuk mengevaluasi dana hibah agar lebih tepat sasaran."Dana hibah yang kami berikan ini, sebagian besar sebetulnya dana hibah untuk para guru PAUD, untuk para guru SD, SMP, swasta, dan non-ASN yang selama ini kami berikan. Nah itu kan mesti ditata ulang, " jelasnya.Baca juga: Bandung Lautan Kendaraan di Malam Natal, Polda Jabar Perketat PengamananSetelah berkoordinasi dengan Gubernur, Farhan memastikan anggaran tersebut telah dievaluasi kembali."Jadi pak gubernur mengatakan, bukan untuk mengurangi, tapi ditata ulang, jadi kita akan tata ulang," ucapnya.Untuk anggaran jalan yang dinilai terlalu minim oleh Dedi Mulyadi, Farhan mengatakan bahwa sebenarnya seluruh belanja untuk kebutuhan jalan di Kota Bandung lebig dari Rp 170 miliar seperti yang dipresentasikan ke Gubernur.Baca juga: Heboh Benda Mirip Bom di ITC Kosambi Bandung, Polisi Tangkap 7 Pembuat KontenSementara untuk jalan, sebetulnya memang perbaikan jalan anggarannya hanya Rp 170 miliar.Tetapi kan, lanjut dia, bukan untuk jalan saja, ada trotoar, drainase, PJU, penataan kabel diturunin ke bawah, jadi total Rp. 400 miliar."Jadi hampir mendekati 7 persen ke 10 persen, memang belum sampai ke 8 persen sesuai target," katanya.Perubahan dan pergeseran anggaran tersebut menurut Farhan akan kembali dikomunikasikan dengan DPRD Kota Bandung."Untuk mengejar target, maka kami akan lakukan nanti peluangnya pada saat ada di perubahan anggaran. Karena apapun yang dievaluasi harus tetap dikomunikasikan dengan DPRD," kata dia.
(prf/ega)
Farhan Mengaku Minta Izin Dedi Mulyadi Geser Anggaran Rp 90 Miliar untuk Tangani Sampah
2026-01-11 04:10:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:00
| 2026-01-11 03:58
| 2026-01-11 02:37
| 2026-01-11 01:46










































