PDIP Kerahkan 90 Tenaga Medis dan Logistik Khusus Perempuan ke Sumatera, Bantu Korban PascaBencana

2026-02-03 04:05:04
PDIP Kerahkan 90 Tenaga Medis dan Logistik Khusus Perempuan ke Sumatera, Bantu Korban PascaBencana
Jakarta - Sekretaris Jenderal atau Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melepas 30 unit ambulans dan 90 tenaga medis menuju lokasi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).Prosesi pelepasan yang di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Senin .Hasto menegaskan, pengiriman tim ini merupakan instruksi langsung Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk membantu pemulihan korban banjir bandang. Para personel yang dikirim terdiri dari 30 dokter, 60 paramedis, serta relawan Baguna.AdvertisementPara pengemudi ambulans yang bertugas bukanlah sopir biasa, melainkan relawan yang telah dilatih khusus untuk memberikan pertolongan medis darurat di lapangan.Dalam arahannya, Hasto mengungkapkan perhatian detail Ibu Megawati terhadap kebutuhan pengungsi yang sering terabaikan."Ibu Mega menuliskan langsung daftar kebutuhan untuk 'bencana basah' ini. Beliau mengingatkan agar kita tidak melupakan kaum perempuan dan balita. Maka, dalam ambulans ini disertakan logistik khusus seperti perlengkapan bayi, pembalut, hingga sarung," ujar Hasto dalam keterangannya, Senin .Hasto menjelaskan filosofi di balik bantuan sarung yang dibawa. Berdasarkan pengalaman lapangan Megawati, sarung memiliki fungsi proteksi yang tinggi dalam kondisi darurat; mulai dari pengganti mukena hingga pelindung privasi bagi perempuan saat fasilitas toilet terbatas di pengungsian.Misi ini juga diperkuat oleh kehadiran Dokter Diaspora. Hasto menyampaikan apresiasi dan terima kasih dari Ibu Megawati kepada para dokter lulusan luar negeri ini."Ibu Ketua Umum sangat menghargai para Dokter Diaspora yang memilih pulang dan mengabdi untuk membantu rakyat yang menderita tanpa memandang latar belakang politik maupun golongan," terang Hasto. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-03 03:15