Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini. - Sebuah video di media sosial diklaim menampilkan Presiden Prabowo Subianto menyebut kasus tudingan ijazah palsu yang menyasar mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan rekayasa.Kasus yang menyeret sejumlah nama seperti mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo itu, menurut unggahan, diklaim didanai oleh pihak yang ingin melihat Indonesia gaduh. Namun setelah ditelusuri, video itu keliru dan salah konteks.Video yang mengeklaim Prabowo menyebut kasus tudingan ijazah palsu Jokowi merupakan rekayasa salah satunya dibagikan akun Facebook ini.Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Prabowo sedang berpidato. Dalam pidatonya Prabowo mengatakan:"Dan ini ternyata adalah rekayasa, ini dibuat-buat. Ini dibayar. Oleh siapa? oleh mereka-mereka yang ingin Indonesia selalu gaduh"Video diberi keterangan sebagai berikut:KASUS ROY SURYO CS DI TERSAKA KAK DI BUAT2 DI BAYARDi Jaman Saya Tidak Ada Lagi KriminalisasiPRESIDEN Prabowo SubiantoKasus Roy Suryo Cs Rekayasa Hanya Bikin Indonesian Gaduh...ini Di Buat Buat Mereka Di BayarAkun Facebook Video yang mengeklaim Prabowo menyebut kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi merupakan rekayasaBerdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Yandex diketahui bahwa video itu identik dengan unggahan di Instagram Katadata ini. Di video utuhnya, Prabowo tidak membahas mengenai kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang menyeret Roy Suryo dan beberapa orang lainnya. Dalam video itu, Prabowo menyinggung munculnya isu dan tagar Indonesia Gelap yang sempat viral di media sosial.Menurut Prabowo, isu Indonesia Gelap merupakan rekayasa yang dibuat dan didanai oleh para koruptor untuk membuat masyarakat gaduh. Hal itu disampaikan Prabowo saat memberi sambutan di acara penutupan Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Surakarta, Jawa Tengah pada 20 Juli 2025.
(prf/ega)
[KLARIFIKASI] Pernyataan Prabowo Ini Terkait Narasi Indonesia Gelap, Bukan Kasus Ijazah Jokowi
2026-01-11 22:22:40
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:40
| 2026-01-11 21:52
| 2026-01-11 21:37
| 2026-01-11 20:13










































