Pengamanan Natal 2025 di Sulsel, Ribuan Personel TNI-Polri Fokus Jaga 720 Gereja

2026-01-12 04:29:56
Pengamanan Natal 2025 di Sulsel, Ribuan Personel TNI-Polri Fokus Jaga 720 Gereja
MAKASSAR, - Sebanyak 3.981 personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk pengamanan Natal 2025 di Sulawesi Selatan (Sulsel).Ribuan personel itu akan fokus menjaga 720 gereja yang masuk prioritas di beberapa wilayah.Hal itu disampaikan Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka kesiapan pelaksanaan operasi Lilin 2025.Djuhandhani menyampaikan, dalam operasi itu total 3.981 personel gabungan akan dikerahkan, terdiri dari 2.106 personel Polda Sulsel dan jajaran, serta 1.875 personel dari TNI dan instansi terkait."Ini untuk mendukung pelaksanaan pengamanan dan pelayanan masyarakat. Polda Sulsel menyiapkan 94 pos, yang terdiri atas 48 pos pengamanan, 21 pos pelayanan, dan 25 pos terpadu," ucap Djuhandhani dalam keterangannya, Rabu .Baca juga: Ferdy Sambo Pimpin Ibadah Menyambut Natal 2025 di Lapas CibinongIa mengatakan, ribuan personel disiagakan guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif selama momentum perayaan Natal dan Tahun Baru."Kami apresiasi kepada Forkopimda, seluruh pemangku kepentingan, serta elemen masyarakat atas kerja sama dan sinergi yang selama ini terjalin dengan baik," ujar dia.Menurutnya, dengan kerja sama yang baik, berbagai tantangan keamanan dan ketertiban jelang perayaan Natal dan Tahun Baru dapat dihadapi secara efektif.Baca juga: Bupati Serang Larang Pejabat Ambil Cuti dan Bepergian Selama Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026Djuhandhani menyampaikan operasi tersebut berlangsung mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.Pengamanan akan difokuskan pada 720 gereja prioritas serta 98 lokasi perayaan tahun baru yang tersebar di seluruh wilayah Sulsel."Fokus ini dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berjalan aman, tertib, dan lancar," bebernya.Djuhandhani menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru harus dilaksanakan secara terpadu dan sinergis antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat."Sinergi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang aman, kondusif, dan damai," imbuh dia.Baca juga: Puncak Arus Mudik Natal 2025 Diprediksi pada 24 Desember, Arus Balik 2 Januari 2026Ia juga berharap peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat, sehingga masyarakat tidak hanya menjadi obyek pengamanan, tetapi juga subyek yang aktif menjaga kedamaian lingkungan."Kami mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat koordinasi dan memberikan kontribusi terbaik demi terwujudnya situasi yang aman dan damai," tutup dia.


(prf/ega)