- Event lari lintas alam Siksorogo Lawu Ultra 2025 di lereng Gunung Lawu kembali digelar pada 6–7 Desember 2025 dan menarik ribuan peserta dari berbagai daerah.Namun, ajang sport tourism ini mendadak jadi perhatian setelah dua pelari meninggal dunia pada Minggu .Insiden diduga akibat serangan jantung saat peserta tengah melintasi medan ekstrem di jalur trail.Kasus ini menjadi peringatan penting tentang batas kemampuan fisik pada kompetisi berisiko tinggi.Baca juga: Dua Pelari Meninggal di Siksorogo Lawu Ultra 2025, Panitia: Semua Peserta Wajib Surat SehatDilansir dari TribunJateng.com, acara Siksorogo Lawu Ultra pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019, berawal dari kecintaan pada alam dan sejarah Gunung Lawu.Semakin tingginya antusias peserta kemudian membuat kegiatan ini rutin digelar setiap tahun, kecuali saat pandemi Covid-19 pada 2020 dan 2021.Setelah kembali berlangsung pada 2022, event ini terus berlanjut hingga edisi 2025 yang diikuti 5.700 pelari dari dalam dan luar negeri.Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp 160 juta dengan tujuh kategori jarak, yaitu 7 km, 15 km, 30 km, 50 km, 80 km, dan 120 km.Baca juga: Siksorogo Lawu 2025, Polisi : Salah Satu Korban Punya Riwayat Penyakit Paru-Paru Siksorogo Lawu Ultra merupakan lomba lari jelajah alam (trail run) di lereng Gunung Lawu yang menjadi race impian bagi para penghobi trail run.Tantangan medan yang terjal, kombinasi tanah dan bebatuan, serta elevasi tajam membuat banyak pelari ingin menaklukkannya.Berdasarkan informasi akun resmi Instagram @siksorogolawuultra, untuk kategori 15 kilometer, 90 persen jalurnya berupa trek trail.Pada kilometer awal, pelari melintasi kondisi tanah dan batuan hingga kilometer ke-6 lalu berlanjut menuju Puncak Mitis, spot pendakian baru di kawasan Tawangmangu.Kabar meninggalnya dua peserta Siksorogo Lawu Ultra 2025 mengejutkan komunitas lari.Kedua korban adalah Pujo Buntoro (55) dan Sigit Joko Purnomo (45) yang diduga mengalami serangan jantung saat race day pada Minggu .Pujo Buntoro diketahui merupakan suami salah satu pejabat Pemerintah Kabupaten Karanganyar.
(prf/ega)
Apa Itu Siksorogo Lawu Ultra? Lomba Lari Lintas Alam yang Jadi Sorotan Pasca Tragedi Meninggalnya Dua Pelari
2026-01-12 06:14:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:46
| 2026-01-12 04:38
| 2026-01-12 04:26
| 2026-01-12 04:19










































