Tahun Ini, Perayaan Natal Nasional Perdana Tanpa APBN

2026-01-12 04:54:37
Tahun Ini, Perayaan Natal Nasional Perdana Tanpa APBN
JAKARTA,  – Perayaan Natal Nasional 2025 akan mencatat sejarah baru.Ketua Umum Panitia Pelaksana Perayaan Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, mengumumkan bahwa peringatan kelahiran Yesus Kristus kali ini akan sepenuhnya mandiri, tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).Lebih dari itu, perayaan ini mengangkat isu kemanusiaan global dengan mengalokasikan persembahan khusus untuk rakyat Palestina.Baca juga: Jembatan Manyar Duplikat Siap Difungsikan Desember, Aman buat NataruLangkah ini bukan hanya menunjukkan kemandirian finansial umat Kristiani, tetapi juga menegaskan pesan kemanusiaan dan keberpihakan kepada mereka yang membutuhkan, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto."Kami tidak menggunakan dana APBN, tidak pakai BUMN," tegas Ara, menjawab Kompas.com, Minggu .Keputusan untuk menggelar Natal tanpa dukungan dana negara atau BUMN ini didasarkan pada prinsip gotong royong dan dukungan penuh dari kalangan swasta serta individu.Hal ini dimungkinkan, seperti diisyaratkan oleh Kepala Staf Kepresidenan Mohammad Qodari, berkat jaringan dan rekam jejak Ara yang kuat dalam menggalang dukungan sektor swasta, mengingatkan pada keberhasilannya saat menggalang renovasi rumah melalui Program Bantuan Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS).Baca juga: Ada Banyak Titik Longsor, Tol Japek II Selatan Tertutup Saat NataruAra memastikan, dana yang terkumpul melalui gotong royong ini akan disalurkan secara maksimal untuk bantuan sosial, alih-alih untuk biaya penyelenggaraan acara mewah.Ia menargetkan maksimal 30 persen dari total budget digunakan untuk perayaan, sementara sisanya didedikasikan untuk bantuan sosial.Salah satu agenda perayaan Natal kali ini yang menarik perhatian adalah bantuan kemanusiaan untuk  Palestina.Ara menyatakan bahwa ini adalah bentuk dukungan nyata umat Kristiani Indonesia terhadap langkah-langkah Presiden dalam memperjuangkan perdamaian dan kemanusiaan di kawasan tersebut.Baca juga: Meski Sudah 72 Persen, Tol Japek II Selatan Tak Bisa Dilintasi Saat Nataru"Umat kristiani di Indonesia mendukung langkah-langkah Presiden Prabowo yang begitu gigih memperjuangkan itu, dan kita juga ingin memberikan persembahan yang dikumpulkan pada saat Natal itu untuk perjuangan kemanusiaan bagi rakyat Palestina," tutur Ara.Persembahan yang terkumpul selama ibadah akan diserahkan langsung kepada Duta Besar Palestina yang rencananya akan diundang hadir dalam acara puncak.Ini adalah pesan perdamaian yang kuat, menunjukkan bahwa semangat kasih Natal melampaui batas agama dan negara.Perayaan Natal Nasional kali ini dilaksanakan secara sederhana dan merakyat, berpusat pada pemberian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang paling membutuhkan (desil 1 dan 2) dengan lokasi Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, pada Senin, 5 Januari 2026 pukul 18.40 WIB.


(prf/ega)