Saraswanti Gandeng Meliá, Sulap Sentul Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia

2026-01-11 03:27:42
Saraswanti Gandeng Meliá, Sulap Sentul Jadi Destinasi MICE Kelas Dunia
JAKARTA,  - Peta persaingan properti dan hospitalitas di Indonesia kembali bergeliat dengan pengumuman kolaborasi dua nama besar.Kelompok Usaha Saraswanti secara resmi mengumumkan penunjukan Meliá Hotels International, operator hotel raksasa asal Spanyol, untuk mengelola mega proyek terbaru mereka: Meliá Sentul Resort & Convention Center.Dengan reputasi Meliá yang mengelola portofolio di lebih dari 40 negara, kemitraan ini diprediksi akan mengubah lanskap ekonomi kawasan Sentul secara signifikan.Baca juga: Danantara Resmi Caplok Hotel dan Lahan di MekkahCEO Kelompok Usaha Saraswanti, Noegroho Hari Hardono, menegaskan bahwa kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi dalam menciptakan nilai jangka panjang.Penunjukan Meliá didasarkan pada rekam jejak mereka yang tak tertandingi dalam mengelola hotel segmen luxury dan upscale."Meliá Hotels International memiliki reputasi kuat di pasar internasional dengan keahlian manajemen yang terbukti. Kami percaya kolaborasi ini memberikan nilai tambah besar dan memperkuat posisi Saraswanti di industri properti," ujar COO Divisi Properti Kelompok Usaha Saraswanti, Bogat Agus Riyono, dikutip Kompas.com, Kamis .Baca juga: Ekspansi Hotel Golden Tulip PIK 2, Hadir dengan Kamar Ramah KeluargaManaging Director Meliá Hotels International untuk Asia Pasifik, Ignacio Martin, menyambut hangat kemitraan ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang yang didasari kepercayaan tinggi."Bagi Meliá, proyek ini adalah kesempatan untuk memperkuat dominasi mereka di destinasi upscale Indonesia," imbuh Ignacio.Proyek ini dirancang untuk menjawab tingginya permintaan pasar akan fasilitas pertemuan bisnis (MICE) dan liburan (leisure) yang terintegrasi.Fasilitas akomodasi ini menghadirkan 315 kamar eksklusif dengan standar layanan premium khas Meliá.Dilengkapi dengan ballroom berkapasitas besar yang siap menampung pameran, konferensi internasional, hingga acara kenegaraan.Baca juga: Transformasi Total Atria Hotel Malang Telan Anggaran Rp 100 MiliarSelain itu, juga menggabungkan ketenangan alam Sentul dengan arsitektur modern yang nyaman bagi segmen bisnis maupun wisatawan keluarga.Kehadiran convention center berskala internasional di proyek ini diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Sentul, menarik arus investasi serta kunjungan wisatawan berkualitas.Saraswanti telah menetapkan target pengembangan yang terukur untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga.Groundbreaking direncanakan pada pertengahan tahun 2026, sementara operasional komersial  ditargetkan pada semester kedua tahun 2028.Langkah strategis ini membuktikan bahwa Saraswanti tidak hanya bermain di level domestik, tetapi berani menantang standar kompetisi global dengan menggandeng mitra internasional.Baca juga: Pontjo Sutowo dan PPK GBK Perang Spanduk di Depan Hotel SultanKemitraan ini mengirimkan sinyal positif bagi para pemangku kepentingan dan investor. Dengan kehadiran operator dunia sekelas Meliá, nilai aset properti di sekitar Sentul diprediksi akan terkerek naik.Selain itu, proyek ini akan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar serta menghidupkan ekosistem UMKM di wilayah Bogor melalui rantai pasok industri perhotelan.


(prf/ega)