Pendaki 18 Tahun Jatuh dan Meninggal di Gunung Rinjani, Mendaki secara Ilegal

2026-01-12 03:47:53
Pendaki 18 Tahun Jatuh dan Meninggal di Gunung Rinjani, Mendaki secara Ilegal
- Seorang pendaki Gunung Rinjani berinisial ICBA (18 tahun) diketahui jatuh dan meninggal dunia di Bukit Kondo (sekitar tower BWS).Kejadian berawal saat korban berinisial ICBA (18) bersama rombongan memulai pendakian pada Minggu sekitar pukul 06.00 Wita. Korban mendaki secara ilegal melalui jalur ilegal Setiling dan tiba di lokasi kejadian Gunung Kondo pada Senin pukul 09.00 Wita, melansir Kompas.com.Saat itu, salah satu rekan korban melihat korban jatuh di salah satu jurang Gunung Kondo atau sekitar tower BWS.Melihat insiden tersebut, rekan korban langsung mencari bantuan serta memberitahu orangtua korban bahwa korban jatuh. Hari Rabu pukul 06.00 Wita, BTNGR menerima informasi dari pihak keluarga korban bahwa kondisi korban saat ini sudah meninggal dunia.Baca juga: Waspada Mendaki Rinjani Saat Musim Hujan, Awas Jalur Licin BerbahayaDikutip dari siaran resmi Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, yang diunggah di akun instagram resmi @btn_gn_rinjani, sampai Rabu  proses evakuasi korban masih berlangsung dengan koordinasi antara keluarga, tim SAR, dan pihak terkait di lapangan.Lebih lanjut disampaikan, pihak BTN Gunung Rinjani juga melakukan pemantauan intensif.Serta, akan melakukan evaluasi dan pengetatan pengawasan terhadap aktivitas pendakian ilegal di jalur tidak resmi guna mencegah kejadian serupa./ANGGARA WIKAN PRASETYA Jalur menuju Puncak Gunung RinjaniPihak BTN Gunung Rinjani menyampaikan, informasi jatuhnya korban diterima oleh pihak BTN Gunung Rinjani dari Arifin (orang tua korban) pada Selasa sekitar pukul 20.00 WITA.Malam itu, Arifin menelepon anggota MMP Resor Aik Berik, Amir Mahmud, dan mengatakan bahwa ICBA jatuh di jalur pendakian Aik Berik.Baca juga: Overtourism, 8 Destinasi Wisata Ini Disarankan Tak Dikunjungi SementaraSekitar pukul 21.00 Wita, pihak keluarga korban mengirim tim evakuasi mandiri yang terdiri dari unsur Kepala Dusun setempat dan kerabat korban.Sekitar pukul 23.05 Wita, komunikasi dengan tim evakuasi tersebut terputus, karena terkendala minimnya signal di jalur pendakian.Keesokan harinya, pada Rabu pukul 06.00 Wita, pihak keluarga korban menginformasikan bahwa korban sudah meninggal dunia, dan ada rekan korban yang berada di lokasi korban terjatuh.Sekitar pukul 08.00 Wita, pihak BTN Gunung Rinjani mendapatkan informasi bahwa korban jatuh di Bukit Kondo (sekitar tower BWS).Kemudian, sekitar pukul 08.45 Wita, tim Basarnas melakukan persiapan meluncur untuk membantu tim pendahulu dari unsur masyarakat.Pada pukul 09.00 Wita, Kepala Resor dan pihak kepolisian mendatangi rumah orang tua korban, dan rekan korban yang melakukan pendakian bersama korban.


(prf/ega)