[POPULER TREN] Harga Token Listrik 22-28 Desember 2025 | 2 Penyakit Utama Tanaman Cabai

2026-01-12 06:11:52
[POPULER TREN] Harga Token Listrik 22-28 Desember 2025 | 2 Penyakit Utama Tanaman Cabai
– Sejumlah peristiwa menarik menyita perhatian pembaca kanal Tren Kompas.com sepanjang Senin .Informasi seputar kebutuhan sehari-hari, isu lingkungan, kabar duka tokoh masyarakat, hingga perkembangan kasus internasional menjadi topik yang paling banyak dibaca.Mulai dari rincian harga token listrik terbaru, penyakit yang mengancam tanaman cabai, wafatnya penggerak Masjid Jogokariyan, hingga peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG.Baca juga: [POPULER TREN] Detik-detik Saudia 763 Tabrak Pesawat Lain di Udara | Kronologi Lengkap Kasus Jeffrey EpsteinBerikut rangkuman berita populer di kanal Tren Kompas.com, Senin :Pemerintah menetapkan tarif listrik PLN untuk periode 22–28 Desember 2025 dengan besaran berbeda sesuai golongan pelanggan dan daya listrik.Untuk pelanggan rumah tangga non-subsidi di Jakarta, pembelian token Rp 100.000 setelah dipotong Pajak Penerangan Jalan menghasilkan sekitar 72,19 kWh untuk daya 900 VA dan sekitar 67,56 kWh untuk daya 1.300–2.200 VA.Informasi ini banyak dicari masyarakat untuk mengatur konsumsi listrik jelang libur akhir tahun.Baca selengkapnya di “Harga Token Listrik 22–28 Desember 2025, Beli Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?”.Pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman mengungkap dua penyakit utama yang paling merugikan tanaman cabai, yakni antraknosa atau patek pada buah serta virus Gemini yang menyerang sejak fase awal pertumbuhan.Serangan penyakit ini dipengaruhi faktor cuaca, terutama musim hujan, serta kesalahan teknis budidaya seperti penggunaan benih tidak sehat dan sanitasi lahan yang buruk.Baca selengkapnya di “2 Penyakit Utama Tanaman Cabai dan Cara Mengatasinya Menurut Pakar Unsoed”.Dokumrn Masjid Jogikariyan Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan Muhammad JazirKabar duka datang dari Yogyakarta setelah Ustaz Muhammad Jazir, Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, wafat pada Senin dini hari.Almarhum dikenal luas sebagai tokoh yang menggerakkan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat, yang kemudian menginspirasi pengelolaan masjid di berbagai daerah.Baca selengkapnya di “Ustaz Muhammad Jazir Wafat, Sosok Penggerak Masjid Jogokariyan Menjadi Pusat Peradaban Umat”.Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis ribuan dokumen kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein sebagai tindak lanjut undang-undang transparansi.


(prf/ega)