Ramai Narasi KTP Elektronik Dilengkapi Fitur GPS, Ini Jawaban Dukcapil

2026-01-12 04:24:35
Ramai Narasi KTP Elektronik Dilengkapi Fitur GPS, Ini Jawaban Dukcapil
- Lini masa Instagram kembali diramaikan oleh sebuah unggahan yang memicu perdebatan publik.Kali ini, isu yang beredar menyebut bahwa KTP Elektronik (e-KTP) di Indonesia dilengkapi dengan fitur GPS yang dapat melacak pergerakan warganya.Narasi tersebut pertama kali muncul melalui akun @jusnhyyda*** yang mengunggah sebuah video pada Minggu .Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seseorang menyorot bagian KTP dengan senter di ruangan gelap.Cahaya senter menampilkan bentuk chip di dalam kartu, yang kemudian diklaim oleh pengunggah sebagai “GPS pelacak” yang tertanam dalam e-KTP.“Baru tahu aku, ternyata di KTP kita itu ada GPS buat memantau kita ke mana-mana,” tulis keterangan dalam video tersebut.Unggahan itu pun segera viral, mengundang berbagai reaksi dari warganet.Baca juga: Warga Tak Punya KTP dan Butuh Berobat: BPJS Tegaskan Tetap Wajib Dilayani, Dukcapil Siap Datangi RSSebagian besar pengguna Instagram langsung membantah klaim tersebut dan menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.“Bukan GPS, kocak. Itu chip e-KTP,” tulis akun @iamnotpa*** mengoreksi.Komentar serupa datang dari akun lain, “Itu chip buat nyimpen data pribadi, bukan pelacak,” tulis pengguna @Iya***.Sementara itu, seorang pengguna yang mengaku bekerja di bidang percetakan kartu juga ikut menjelaskan.“Kami tukang cetak ketawa. Jadi KTP dan SIM itu menggunakan bahan PVC RFID, chip-nya bawaan dari bahan kartu, bentuknya bisa bulat atau melingkar seperti kartu tol atau kunci hotel,” tulis akun @bayu.a***.Lantas, benarkah KTP Elektronik di Indonesia benar-benar memiliki GPS untuk memantau warganya, atau hanya disematkan chip penyimpan data semata?Baca juga: Masuk Gedung Diminta KTP dan Difoto Satpam? Hati-hati, Ini Penjelasan HukumnyaShutterstock/Irfan Hik Ilustrasi KTP digital, Identitas Kependudukan Digital (IKD). Apakah IKD bisa mengganti e-KTP fisik?Isu mengenai chip GPS pada KTP Elektronik (e-KTP) yang sempat viral di media sosial akhirnya dibantah oleh pihak pemerintah.


(prf/ega)