WNI Diminta Siaga Usai Gempa Jepang, KBRI: Siapkan Jalur Evakuasi dan Tas Darurat

2026-01-12 23:37:55
WNI Diminta Siaga Usai Gempa Jepang, KBRI: Siapkan Jalur Evakuasi dan Tas Darurat
TOKYO, – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo mengimbau seluruh warga negara Indonesia (WNI) di Jepang untuk tetap tenang dan waspada setelah gempa berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Prefektur Aomori pada Senin malam.Gempa tersebut sempat memicu peringatan tsunami di wilayah timur laut Jepang, sebelum akhirnya peringatan dicabut beberapa jam kemudian.Dalam pernyataan yang diunggah melalui Instagram pada Selasa , KBRI mengingatkan bahwa gempa bumi merupakan kejadian yang sering terjadi di Jepang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan terus memantau informasi dari sumber resmi.Baca juga: Gempa Jepang M 7,6: Peringatan Tsunami Dicabut, Waspada Susulan“WNI diminta untuk mengikuti arahan otoritas setempat serta selalu memantau perkembangan situasi dari media resmi Jepang,” demikian bunyi imbauan tersebut, dikutip dari Antara.KBRI Tokyo juga menganjurkan agar WNI mempersiapkan diri menghadapi potensi gempa susulan.Salah satu langkah yang disarankan adalah mempelajari jalur evakuasi di tempat tinggal masing-masing serta menyiapkan tas darurat berisi dokumen penting, obat-obatan, dan uang tunai secukupnya.Hingga Selasa pukul 08.30 waktu setempat, KBRI belum menerima laporan adanya WNI yang menjadi korban atau terdampak akibat gempa tersebut.Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Tokyo di nomor +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Osaka di +81-80-3113-1003.Baca juga: China dan Jepang Saling Tuduh Buntut Insiden Penguncian Radar, AS Pilih DiamKBRI menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan akses informasi yang cepat untuk menjaga keselamatan seluruh WNI di Jepang. Kerja sama dengan otoritas setempat juga dinilai krusial dalam menghadapi bencana alam.Selain itu, KBRI mengimbau WNI untuk mendaftarkan diri dalam jaringan komunitas diaspora Indonesia agar lebih mudah mendapatkan peringatan dini dan bantuan saat keadaan darurat.Di sisi lain, Kyodo News melaporkan bahwa Badan Meteorologi Jepang memperingatkan potensi gempa susulan dengan kekuatan serupa atau lebih besar di wilayah yang sama dalam beberapa hari ke depan.Gempa M 7,5 pada Senin malam mengguncang wilayah timur laut Jepang, termasuk Hokkaido, Aomori, dan Iwate, yang sempat mendapat peringatan tsunami.Kyodo mencatat ini merupakan kali pertama peringatan tsunami dikeluarkan untuk wilayah Hokkaido dan pesisir Sanriku sejak beberapa tahun terakhir.Kantor Kabinet Jepang turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama setidaknya satu minggu ke depan serta mempersiapkan perlengkapan evakuasi.Baca juga: Gempa Simeulue Aceh Masuk Kategori Megathrust, Ini AlasannyaSebagai catatan, wilayah timur laut Jepang pernah mengalami gempa dahsyat magnitudo 9,0 pada 2011 yang menewaskan hampir 20.000 orang dan menyebabkan lebih dari 2.500 orang hilang. Gempa tersebut juga memicu krisis nuklir di Fukushima.


(prf/ega)