Cerita Sumiati Bisa Berangkat Umrah Berkat Jualan Jamu Gendong 30 Tahun

2026-01-16 02:49:50
Cerita Sumiati Bisa Berangkat Umrah Berkat Jualan Jamu Gendong 30 Tahun
Seorang penjual jamu tradisional di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sumiati (65) masih semangat berkeliling menjual jamu racikannya. Sumiati sudah berjualan jamu keliling sejak tahun 1995."Dari tahun 1995, keliling dari tarikan Rp 50, anak-anakku masih kecil," kata Sumiati saat ditemui di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2025).Sumiati meracik rempah-rempahan untuk jamu yang dijualnya secara manual dengan parutan bukan blender. Dia menjual berbagai macam jenis jamu."Kunir asem, ini temulawak masih utuh soalnya biasanya ada yang minum, ini kosong, kunir asem, kunyit tawar, temulawak, beras kencur, pahitan, sirih, rebusan kulit manggis sama daun sirsak. Komplit," ujarnya.Sumiati senang pelanggan jamunya semakin bertambah dari tahun ke tahun. Dia bersyukur hasil ketekunan jualan jamu keliling ini bisa mengantarkannya untuk umrah tahun lalu."Tapi sekarang udah tua, makin ke sini langganan makin banyak. Tapi kan aku udah tua, tapi alhamdulilah aku udah bisa umrah. Tahun kemarin itu habis lebaran," ujar Sumiati warga asal Boyolali, Jata Tengah tersebut."Alhamdulilah itu kan kita pengen, biarpun aku sebatang kara di Boyolali nggak ada yang antar, nggak ada siapa-siapa, aku niat ku pengen ke sana gitu. Kan gitu kan, kalau ada niat Allah melindungi," tambahnya.Selain jualan keliling, Sumiati juga mangkal di kawasan NTMC Polri dan di belakang salah satu bank di daerah Pancoran. Dia mengatakan waktunya lebih banyak dihabiskan untuk jualan keliling dibanding mangkal."Aku yang jelas ngetemnya di KKB, Bank Bukopin itu dari jam 8.00 WIB sampai jam 9.30 WIB. Kedua di KAO, sebelah Polantas (NTMC Polri) paling setengah jam, sejam. Istilahnya aku nyampe situ 10.30 WIB ntar 11.30 WIB aku pulang, kan udah habis. Banyakan keliling. Tapi kan ini kalau hari-hari biasa bukan segini doang, di dalam gerobak, makanya di situ siang-siang nggak apa-apa," tuturnya.Sumiati mematok harga jamunya mulai dari Rp 5 ribu untuk gelas dan Rp 10 ribu untuk di botol. Namun dia juga tak segan menurunkan harga untuk pembeli yang hanya memiliki uang kurang dari Rp 5 ribu."Minimal Rp 5 ribu rasa apa aja, kalau botol Rp 10 ribu. Tapi kalau orang-orang yang nggak ada duit ya Rp 3 ribu ya nggak apa-apa, kan kita namanya orang ya, tolong menolong," ujarnya.Lebih lanjut, Sumiati mengatakan baru dua bulan berjualan keliling menggunakan gerobak. Dia mengatakan ia sebelumnya berjualan jamu gendong keliling."Digendong, makanya aku lewat sini karena ada gerobak. Digendong biasanya, ini (gerobak) baru 2 bulan ini," ujarnya.Lihat juga Video: Erin Berangkat Umrah Seusai Sepakat Cerai dengan Andre Taulany[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-01-16 03:16