JAKARTA, - Musibah tersetrum bisa datang kapan saja dan sulit diprediksi, tapi dapat dicegah. Sengatan listrik terjadi dalam hitungan detik yang bisa menimbulkan tersetrum, rasa nyeri, kaget, luka serius, hingga kematian. Sayangnya, banyak orang baru menyadari bahaya kesetrum setelah mengalaminya.Baca juga: Kapan Harus Ganti Kabel Listrik di Rumah? Ini Saran Ahli Tersetrum dapat disebabkan sejumlah hal, seperti menyentuh peralatan listrik dengan tangan basah, menyentuh kabel peralatan listrik yang terkelupas, serta masih menggunakan instalasi listrik yang sudah tidak layak, Bambang Rinato, seorang kontraktor, mengaku pernah mengalami peristiwa tersetrum pada dua tahun lalu ketika sedang bekerja. Ia mengalami tersetrum karena kelalaiannya yang tidak fokus dan menggampangkan sesuatu.“Kejadiannya waktu itu jalur listriknya sedang dibutuhkan, jadi tidak dimatikan total. Posisinya (saya) harus mengontrol pemasangan besi di plafon, jadi tidak sengaja kepegang besinya hingga kesetrum,” ucap Bambang kepada Kompas.com, baru-baru ini.Selain Bambang, pengalaman tersetrum saat menjalani aktivitas sehari-hari juga dialami Khadijah, ibu rumah tangga di Jakarta. Khadijah pernah mengalami kejadian tersetrum saat memasang blender dan beberapa kali saat menyalakan rice cooker. Baca juga: Sering Membiarkan Charger Tetap Tercolok ke Stopkontak, Ini Bahayanya! “Posisinya memang sedang memblender bumbu-bumbu, blendernya memang sudah lama, tapi saya kira tidak nyetrum karena sudah dialasi kain, ternyata nyetrum melalui bocoran air di blender,” ucap Khadijah. PIXABAY/MICHAL JARMOLUK Ilustrasi listrik, Ilustrasi instalasi listrik di rumah.Berdasarkan dua pengalaman tersetrum listrik tersebut, Nuha Nadiroh, dosen teknik elektro di Politeknik Negeri Jakarta, mengatakan penyebab paling umum orang tersetrum listrik adalah ketika seseorang tanpa sengaja menyentuh bagian yang memang pada kondisi normal bertegangan."Misalnya, tanpa sengaja menyentuh kabel terkelupas,” ucap Nuha kepada Kompas.com, Selasa, .Perlu diketahui, kabel peralatan listrik berisi bagian isolator dan konduktor. Bagian isolator adalah lapisan luar yang terbuat dari plastik atau karet, sementara di dalamnya ada tembaga sebagai konduktor.“Isolator yang terkelupas menyebabkan konduktornya terbuka sehingga menimbulkan tersetrum saat tangan tidak sengaja menyentuhnya,” kata Nuha. Menurut Nuha, pengalaman yang dialami Bambang karena menyentuh besi yang terlilit kabel itu bisa dikategorikan tersetrum akibat sentuhan langsung. Besi merupakan salah satu konduktor untuk menghantarkan aliran listrik. Kabel yang mengalami kerusakan isolator atau terkelupas dapat menyebabkan aliran listrik dari kabel menyebar ke besi. Artinya, besi yang sebelumnya tidak teraliri listrik menjadi teraliri listrik. Baca juga: Sudah Lebih 10 Tahun, Ini Tanda Stopkontak Perlu Diganti Menurut Ahli
(prf/ega)
Bahaya Tersetrum, Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya
2026-01-12 12:10:43
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 12:12
| 2026-01-12 11:10
| 2026-01-12 11:08
| 2026-01-12 09:35










































