Qodari Kenang Romo Mudji Sutrisno sebagai Intelektual Tenang dan Tajam

2026-01-12 07:04:35
Qodari Kenang Romo Mudji Sutrisno sebagai Intelektual Tenang dan Tajam
JAKARTA, – Kepala Staf Khusus Kepresidenan Muhammad Qodari menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Romo Mudji Sutrisno.Ia menilai kepergian Romo Mudji merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.Qodari menyampaikan duka tersebut saat melayat jenazah Romo Mudji di Kapel Kolese Kanisius, Menteng, Jakarta Pusat, Senin .Baca juga: Rektor Kolese Kanisius Kenang Romo Mudji Sutrisno: Tokoh Penjaga Budaya"Sekali lagi ini adalah ucapan saya sebagai pribadi maupun atas nama Presiden Republik Indonesia mengucapkan belasungkawa atas berpulangnya Romo Mudji Sutrisno," ucap Qodari seusai melayat.Menurut Qodari, Romo Mudji dikenal sebagai sosok rohaniwan sekaligus intelektual yang memiliki kepedulian mendalam terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara."Beliau punya analisis juga sangat bagus, sangat tajam, dan seorang pribadi yang tenang," ujarnya saat ditemui di Kapel Kolese Kanisius, Senin.Qodari juga mengenang kedekatan pribadinya dengan Romo Mudji yang telah terjalin selama lebih dari dua dekade. Keduanya berada dalam satu komunitas yang kerap berkumpul dan berdiskusi bersama."Dan terakhir waktu kami kumpul itu, kami meminta Romo Muji untuk menyampaikan doa dan waktu itu saya secara spesifik minta Romo untuk, 'Romo tolong doanya dalam bahasa Latin' dan dipenuhi oleh beliau," ungkap Qodari.Baca juga: Mudji Sutrisno dalam Kenangan: Pastor cum Ahli Filsafat yang Penuh EmpatiIa menilai, kiprah dan pemikiran Romo Mudji selama ini melampaui sekat-sekat agama. Sebagai intelektual terkemuka, Romo Mudji dinilai konsisten menyuarakan kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan kebangsaan."Seorang Romo sekaligus intelektual terkemuka Indonesia yang selama ini telah menyampaikan begitu banyak pemikiran dan kepedulian kepada umat, bukan hanya umat Katolik tetapi rakyat Indonesia secara keseluruhan," tambahnya.


(prf/ega)