SAMARINDA, – Sore hari di sebuah lorong kecil Jalan Delima, Kelurahan Sidodadi, Samarinda Ulu, suasana begitu teduh.Angin pelan menggoyang dedaunan ketapang di pinggir TPU Muslimin, tempat generasi warga Sidodadi beristirahat. Di pemakaman inilah satu nama menjadi legenda selama puluhan tahun: Mbah Sugito.Ia bukan sekadar penggali kubur.Bagi warga, lelaki sepuh yang diperkirakan lahir sekitar 1930 itu merupakan juru kunci sekaligus saksi hidup perubahan Samarinda dari hutan menjadi kota. Kini, usianya mencapai 95 tahun.Pada Rabu , Kompas.com mendatangi rumah kontrakannya tak jauh dari pemakaman.Baca juga: Tanpa Seragam dan Gaji Tetap, Asep Tetap Setia Merawat Makam di Pondok RanggonSugito duduk di kursi plastik, ditemani pengasuh yang juga warga sekitar. Tubuhnya ringkih, tetapi matanya masih menyisakan kilau meski ingatannya sering kembali ke masa muda.Sugito muda meninggalkan Ponorogo untuk mengadu nasib di Kalimantan Timur. Ia tiba di Samarinda ketika wilayah itu masih berupa hutan.“Dulu Jalan Delima masih setapak. Hutan semua,” kata keluarganya, mengenang awal kedatangan Sugito.Ia bekerja serabutan: menebang kayu, bekerja di kapal antar-pulau, hingga memecah batu untuk membuka jalan.Banyak jalan setapak di wilayah itu pernah ia buat dengan tangannya sendiri.Perjalanan Sugito menjadi penggali kubur berawal dari kebutuhan warga. Pengurus pemakaman sebelumnya wafat, dan tak ada yang berani melanjutkan.“Siapa yang berani?” kata Sugito pelan, sambil tersenyum.Pekerjaan itu dulu dianggap menyeramkan dan penuh cerita mistis. Namun Sugito menerima tanpa diminta dan tanpa menawar.Sejak awal 1980-an, ia mulai menggali liang lahat di TPU Muslimin. Semua dikerjakan manual—tanpa mesin, tanpa alat semprot.Setiap rumput panjang ia cabut, setiap pohon ia pangkas sendiri.
(prf/ega)
Cerita Warga Tentang Mbah Sugito, Sosok yang Dicari Sebelum Prosesi Pemakaman
2026-01-11 22:52:32
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:07
| 2026-01-11 21:17
| 2026-01-11 21:05
| 2026-01-11 21:04










































