JAKARTA, - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pleno di Plaza PBNU, Jakarta Pusat, pada Kamis .Gus Yahya akan mengundang Pj Ketua Umum PBNU Zulfa Mustofa yang mengaku ingin bertemu.Adapun keponakan Wapres ke-13 RI Ma'ruf Amin tersebut baru saja ditetapkan sebagai Pj Ketum PBNU via rapat pleno tadi malam."Ya boleh saja. Saya ndak tahu, besok kami undang kok. Besok kami undang," kata Yahya, di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Rabu .Baca juga: Gus Yahya Sebut Keponakan Maruf Amin Tidak Sah Jadi Pj Ketum PBNUHanya saja, Gus Yahya menekankan, undangan kepada Zulfa ditujukan bukan sebagai Pj Ketua Umum PBNU, melainkan sebagai Wakil Ketua Umum PBNU.Ia menegaskan penunjukan keponakan Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketum PBNU tidak sah.Menurut dia, rapat pleno yang digelar untuk menetapkan posisi Zulfa Mustofa tadi malam tidak sesuai mekanisme."Ya tidak akan kita bahas panjang-panjang juga ya. Karena sebetulnya secara aturan ya tidak bisa dianggap ada, karena memang pertama itu dinyatakan sebagai kelanjutan dari sesuatu yang tidak konstitusional, yang tidak sah, makanya dia menjadi tidak sah dan juga prosedur serta mekanismenya juga tidak sesuai dengan tatanan yang ada," kata dia.Diberitakan sebelumnya, rapat pleno PBNU di Hotel Sultan, pada Selasa , resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU.Baca juga: PBNU Bakal Kirim Tim ke Sumatera, Salurkan Donasi hingga Rp 2 Miliar Dalam struktur sebelumnya, keponakan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin itu menjabat Wakil Ketua Umum Tanfidziyah PBNU.“Penetapan Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU masa bakti sisa sekarang ini yang mulia Bapak KH Zulfa Mustofa,” ujar M Nuh, selaku pimpinan rapat pleno.
(prf/ega)
Gus Yahya Gelar Pleno Besok, Undang Keponakan Ma'ruf Amin Bukan Sebagai Pj Ketum
2026-01-12 04:27:36
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:23
| 2026-01-12 03:52










































