Mendagri Tito Bicara Aksi Penjarahan Korban Bencana Sibolga: Mereka Lapar dan Terisolir

2026-01-14 03:11:51
Mendagri Tito Bicara Aksi Penjarahan Korban Bencana Sibolga: Mereka Lapar dan Terisolir
Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan aksi penjarahan yang terjadi di Sibolga dan wilayah terdampak bencana di Sumatera dipicu oleh kondisi warga yang terisolir dan kekurangan stok pangan."Ada beberapa daerah yang terjadi, kebanyakan yang terekspos di daerah Sibolga. Karena memang banyak daerah yang terisolir tadi, dan enggak gampang untuk langsung melakukan dropping kepada mereka," ujar Tito dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin .Menurut dia, keterbatasan pasokan logistik membuat sebagian warga terpaksa mengambil barang dari pertokoan dan minimarket untuk memenuhi kebutuhan dasar.Advertisement"Stok mereka mungkin kurang, lapar, tapi kemudian ada yang masuk ke pertokoan,” jelasnya.Tito menjelaskan, Menko PMK Pratikno bersama BNPB sudah turun ke Sibolga untuk mengendalikan situasi dan mengatur distribusi bantuan agar lebih cepat menjangkau masyarakat. Selain itu, TNI dan Polri juga ikut dikerahkan untuk memastikan keamanan di lokasi.“Sekarang sudah diatur, droppingnya cukup,” tegas Tito.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-14 02:03