Muzani Prihatin Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT: Pelajaran untuk Semua

2026-01-13 12:22:24
Muzani Prihatin Gubernur Riau Abdul Wahid Kena OTT: Pelajaran untuk Semua
Ketua MPR RI Ahmad Muzani prihatin dengan peristiwa operasi tangkap tangan (OTT) Gubernur Riau Abdul Wahid yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia berharap masalah itu bisa selesai."Mudah-mudahan persoalan ini bisa cepat selesai. Kita ikut prihatin," kata Muzani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa .Muzani mengatakan kasus yang menimpa Abdul Wahid itu menjadi pembelajaran bagi siapa pun. Ketua Dewan Kehormatan Gerindra ini berharap KPK bisa cepat menuntaskan persoalan itu."Mudah-mudahan masalahnya bisa cepat selesai, dan ya ini jadi pelajaran bagi kita semua," tambahnya.Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya. Abdul Wahid telah tiba di Jakarta hari ini untuk pemeriksaan.KPK sendiri belum menjelaskan detail kasus yang membuat Abdul Wahid kena OTT pada Senin . KPK mengatakan ada sejumlah uang yang diamankan dalam OTT itu.Pihak yang ditangkap KPK masih berstatus terperiksa. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.Lihat juga Video: KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-13 12:05