Kenapa Jupiter Bersinar Terang di Desember, Mungkinkah Ini Bintang Natal?

2026-01-12 04:18:55
Kenapa Jupiter Bersinar Terang di Desember, Mungkinkah Ini Bintang Natal?
- Setiap bulan Desember, kisah Tiga Orang Majus yang mengikuti bintang natal atau Bintang Bethlehem selalu muncul.Di tahun 2025, misteri itu mungkin terpecahkan.Sebuah titik cahaya cemerlang yang muncul segera setelah gelap mendominasi langit timur: Planet Jupiter, yang kecemerlangannya mungkin mirip Bintang Natal legendaris.Baca juga: Siap-siap, Puncak Hujan Meteor Geminids Pekan Depan, Ada 150 Bintang Jatuh per JamPertanyaan apakah kisah alkitabiah ini memiliki asal-usul astronomis, atau apa sebenarnya "Bintang Natal" itu, telah lama diperdebatkan para ilmuwan.Berbagai teori modern telah diajukan.Dikutip Live Science, mulai dari bintang tersebut adalah konjungsi sangat dekat antara Venus dan Jupiter pada 2 SM, konjungsi tiga kali lipat Jupiter dan Saturnus pada 7 SM, hingga kemungkinan adanya ledakan bintang (stellar explosion) yang sangat terang.Meskipun Desember tahun ini tidak menyajikan konjungsi besar, komet yang terlihat mata telanjang, atau bintang yang meledak, tetapi planet Jupiter bakal terlihat terang di langit malam.Kehadiran Jupiter yang dominan di langit Desember didorong oleh fenomena Oposisi Jupiter yang akan terjadi tak lama lagi, yaitu pada 10 Januari 2026.Oposisi adalah kondisi ketika Bumi berada di antara planet luar (seperti Jupiter) dan Matahari.Pada tanggal oposisi, planet tersebut berada pada posisi terdekat dan paling terang dari Bumi.Planet akan terbit di timur saat Matahari terbenam, mencapai titik tertinggi di langit sekitar tengah malam, dan tenggelam di barat saat Matahari terbit.Namun, ilmuwan meragukan apakah Jupiter memang Bintang Bethlehem yang asli, karena oposisinya terjadi setiap 13 bulan.Menurut Sky & Telescope, Jupiter membutuhkan 11,86 tahun Bumi untuk sekali mengorbit Matahari, dan Bumi membutuhkan waktu sekitar satu tahun untuk mengejar posisi Jupiter agar dapat sejajar kembali.Baca juga: Natal Sempat Hentikan Perang Dunia IPada bulan Desember—sebulan sebelum oposisi—Jupiter terbit sekitar dua jam setelah Matahari terbenam.Karena Matahari terbenam terjadi lebih awal di Belahan Bumi Utara selama Desember, Jupiter mendominasi langit, mulai terlihat di langit malam setelah pukul 20.00.Pada awal Desember, Jupiter bersinar pada magnitudo yang sangat terang, yaitu -2,4.Dan saat mendekati oposisi, cahayanya akan semakin terang, mencapai -2,5 menjelang akhir tahun 2025.Dalam astronomi, magnitudo yang lebih rendah—terutama yang bernilai negatif—sesuai dengan objek yang paling terang.Meskipun kita mungkin tidak pernah tahu pasti apakah Jupiter adalah Bintang Bethlehem yang dicari oleh Tiga Orang Majus, namun pada Desember 2025, kecemerlangannya menjadikannya pengganti bintang natal yang sangat layak.


(prf/ega)