- Ekspor teh hijau Jepang mencatat rekor tertinggi dalam lebih dari 70 tahun, menandai meningkatnya minat dunia terhadap budaya minum teh dari Negeri Sakura.Data pemerintah menunjukkan lonjakan ekspor ini terjadi dalam 10 bulan pertama 2025, didorong oleh permintaan global terhadap matcha dan melemahnya nilai tukar yen.Menurut Ohayo Jepang, volume ekspor teh hijau jepang menembus lebih dari 10.000 ton sepanjang Januari hingga Oktober atau naik signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.Amerika Serikat tercatat sebagai pasar terbesar, disusul Taiwan, Thailand, dan Jerman yang juga menunjukkan minat tinggi terhadap teh asal Jepang.Popularitas matcha di luar negeri tidak lepas dari tren gaya hidup sehat dan meningkatnya ketertarikan pada kuliner jepang secara global.Di sisi lain, konsumsi teh di dalam negeri justru cenderung melambat, terutama untuk jenis sencha yang biasa diseduh secara tradisional.Produksi daun teh jepang juga mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir seiring berkurangnya jumlah petani dan perubahan pola konsumsi.Meski produksi menurun, harga daun teh justru naik tajam, terutama pada panen akhir tahun yang banyak digunakan untuk minuman teh kemasan.Fenomena ini menunjukkan bagaimana permintaan global kini ikut membentuk wajah industri teh jepang, dari kebun hingga pasar internasional.Bagi kamu yang ingin tahu lebih jauh tentang peran matcha di pasar dunia baca selengkapnya di Ekspor Teh Hijau Jepang Tertinggi dalam 70 Tahun, Bubuk Matcha Penyumbang UtamaBaca juga:
(prf/ega)
Dunia Makin Ketagihan Matcha, Ekspor Teh Hijau Jepang Tertinggi dalam 70 Tahun
2026-01-13 07:17:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-13 07:01
| 2026-01-13 05:40
| 2026-01-13 04:58
| 2026-01-13 04:57
| 2026-01-13 04:51










































