Woozi SEVENTEEN Diduga Alami Penyalahgunaan Kekuasaan, Pejabat Militer: Itu Bentuk Bantuan

2026-01-12 05:06:48
Woozi SEVENTEEN Diduga Alami Penyalahgunaan Kekuasaan, Pejabat Militer: Itu Bentuk Bantuan
- Woozi SEVENTEEN menjadi sorotan setelah laporan mengungkap bahwa seorang perwira militer Pusat Pelatihan Angkatan Darat memintanya mencarikan penyanyi di pernikahannya.Padahal, status Woozi masih menjadi trainee yang baru mendaftar militer.Woozi dan bintara tersebut diketahui juga tidak memiliki hubungan pribadi sebelum Woozi mendaftar.Atas permintaan itu, Woozi diduga menghubungi seorang penyanyi balada populer yang dikenalnya, yang kemudian tampil di pesta pernikahan tanpa menerima bayaran. Pertunjukan tersebut berlangsung bulan berikutnya.Baca juga: Hoshi dan Woozi SEVENTEEN Siap Wajib Militer September 2025Para pejabat militer menyatakan bahwa permintaan tersebut tidak bersifat memaksa dan Woozi menyetujuinya secara sukarela.Mereka menambahkan bahwa permintaan tersebut bukanlah perintah resmi dan tidak melanggar peraturan."Setelah meninjau situasi tersebut, dipastikan bahwa ini bukan akibat dari perintah yang tidak semestinya, melainkan sesuatu yang dilakukan atas kebijakan pribadi Woozi sebagai bentuk bantuan," kata Petugas Pusat Pelatihan."Tidak ada tindakan ilegal atau pelanggaran peraturan," kata mereka.Baca juga: Dituding Gunakan AI untuk Tulis Lirik Lagu SEVENTEEN, Woozi Buka SuaraUntuk informasi, pihak Angkatan Darat menyatakan bahwa Woozi telah terpilih sebagai asisten instruktur latihan dan saat ini bertugas di unit pelatihan yang sama dengan perwira yang meminta bantuan tersebut.Meskipun pihak militer menyatakan tidak ada aturan yang dilanggar, insiden tersebut menuai kritik mengenai apakah permintaan itu sendiri pantas atau tidak.Banyak yang berpendapat bahwa mengajukan permintaan pribadi kepada peserta pelatihan baru itu salah, karena hierarki militer yang ketat dapat mempersulit penolakan permintaan atasan, bahkan jika permintaan tersebut disampaikan secara informal.Sementara lainnya menyatakan ketidakpercayaan bahwa Woozi, seorang peserta pelatihan yang tidak memiliki hubungan pribadi sebelumnya dengan perwira tersebut, ditempatkan dalam posisi seperti itu, dan mempertanyakan mengapa tidak ada pembayaran yang diberikan untuk upaya tersebut."Meminta trainee untuk mencarikan penyanyi pernikahan, wkwkwk. Kalian bilang ini tidak absurd, bahkan sebagai lelucon?Wkwkwk," tulis netizen Korea."Ini penyalahgunaan kekuasaan. Apakah Anda benar-benar berpikir 'permintaan' atasan kepada peserta pelatihan bisa dianggap sebagai permintaan?" tulis yang lain."Aku penasaran seberapa sering ini terjadi… Para pria selalu membuat idola pria terlihat konyol," tulis lainnya."Ini penyalahgunaan kekuasaan. Sekalipun mereka membayar, itu tetap tidak masuk akal. Apakah mereka gila?" komentar lainnya.Woozi kabarnya masih bertugas di unit yang sama dengan petugas yang menghadapi kemarahan dan tuduhan tersebut.


(prf/ega)