MAKASSAR, - Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin singgung perusahaan tambang yang keluar masuk Indonesia tanpa melalui pemeriksaan dan tidak taat aturan pemerintah.“Kita memiliki nikel yang sangat besar, kita memiliki bauksit yang sangat besar, tapi yang terjadi orang keluar pelabuhan tanpa pemeriksaan, orang keluar bandara tanpa diperiksa,” kata Sjafrie saat membawa materi di kuliah umum Unhas, Makassar, Selasa .Ia mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan dan tindakan penertiban, namun ada saja orang-orang perusahaan yang lolos dalam tindakan tersebut.“Begitu kita lakukan tindakan-tindakan penertiban, kita melakukan pemeriksaan, orang-orang yang bisa lolos masih merasa tidak ada pemeriksaan,” ujarnya.Baca juga: Kemenhut Ditantang Ungkap Aktor Tambang Ilegal di Cagar Alam Teluk AdangIronisnya, kata dia mereka yang lolos dari penertiban dan pemeriksaan kembali membawa bahan tambang secara ilegal.“Pada suatu hari dia lewat dengan membawa ilegalnya itu, ke pegang sama petugas dia lupa bahwa hari ini sudah ada pemeriksaan, jadi sebelumnya itu dia laksanakan saja keluar masuk bawa ilegal,” bebernya.Menurutnya, tindakan ilegal yang dilakukan perusahaan tambang yang berada di Indonesia dapat mengancam ekonomi bukan memperkaya negara. Hal ini dia ibaratkan seperti musuh dalam selimut.“Kedaulatan ekonomi kita di ancam orang, tapi tidak pake bangsa sendiri devide et empera, jadi harus mahasiswa menyerang itu, serang itu korupsi, serang itu ilegal, jadi kita menghadapi musuh dalam seimut yang tidak menginginkan kita bangkit ekonominya,” cetusnya.Baca juga: Punya Hasil Tambang Besar, Aceh Justru Masuk 10 Provinsi Termiskin di IndonesiaIa juga mengungkapkan bahwa banyakan nya perusahaan yang tidak taat aturan terutama di perpajakan.“Ada namanya underinfoising ini kelakuan pengusaha kita yang tidak taat kepada peraturan, berapa yang di bayar pajak tapi berapa yang dilaporkan, kebohongan ini harus menjadi koreksi,” ujarnya.Menangapi kejadian tersebut, Menhan menegaskan bahwa pihaknya telah memperketat pengawasan terhadap sejumlah perusahaan tambang yang diduga melanggar.Ia juga mengaku telah mengadakan evaluasi sistem penjagaan terhadap perusahaan yang sempat kedapatan melakukan tindakan ilegal.“Itu sebabnya pentingnya ada pengawasan. Karena apa? Beberapa hari yang lalu kita tangkap lagi mereka yang mau melakukan pelanggaran ilegal,” katanya.Baca juga: IMIP Tolak Usulan Kemenhub Bandaranya Jadi InternasionalPengawasan yang dilakukan, kata Sjafrie dengan mengamankan di semua jalur, untuk mengantisipasi adanya penyelundupan ilegal yang dilakukan perusahaan tambang di Indonesia.“Jadi dengan adanya subsistem yang ada di semua jalur keluar masuk laut, udara maupun darat, kita bisa jaga semua,” pungkasnya.
(prf/ega)
Menhan Sjafrie Ungkap Ada Perusahaan Tambang Keluar Masuk RI Tanpa Pemeriksaan
2026-01-12 23:00:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 22:50
| 2026-01-12 22:35
| 2026-01-12 22:26
| 2026-01-12 21:38
| 2026-01-12 20:31










































