PURWOREJO, – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang pelajar SMP di Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, menjadi viral setelah rekaman video kejadian beredar luas di media sosial.Kapolsek Grabag, AKP Diyah Ayu Ida Nursanti, memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian serta langkah-langkah yang diambil oleh kepolisian untuk menangani situasi tersebut.Menurut Kapolsek, insiden tersebut terjadi pada Selasa sekitar pukul 14.30 WIB, di wilayah Desa Grabag.Baca juga: Siswa SMP Dianiaya Anak SD di Purworejo, Dipicu Tuduhan Penyebaran Gambar lewat WhatsApp“Awalnya itu salah paham antar teman. Pelaku menuduh korban menyebarkan sebuah video. Korban tidak mengakui karena memang tidak ada bukti, lalu terjadilah pemukulan,” jelas AKP Diyah saat dihubungi pada Senin .Setelah kejadian, Kepala Desa setempat segera menghubungi Polsek Grabag.Tanpa menunggu waktu, anggota Polsek langsung mendatangi lokasi kejadian.“Sore itu juga setelah kejadian, Polsek langsung merapat ke sana. Kami mintai keterangan awal dan korban diarahkan untuk berobat ke Puskesmas,” tambahnya.Keesokan harinya, R (13), korban penganiayaan, datang ke Polsek untuk memberikan keterangan lebih lanjut.Polisi juga memeriksa satu orang saksi, yang merupakan teman korban dari SMP Grabag.“Pada hari Kamis itu videonya sebenarnya belum viral. Tapi polisi sudah bergerak sejak hari sebelumnya. Kami antisipasi agar tidak ada tindakan balasan atau keributan lain. Alhamdulillah situasi aman,” ujarnya.Kasus ini mulai viral pada Jumat pagi, namun pada saat video mulai ramai dibicarakan, polisi telah memeriksa pelaku. “Jumat paginya viral, padahal rencananya memang hari itu kami panggil pelaku,” ungkap Kapolsek.Pelaku yang berinisial G (14), masih duduk di kelas 6 SD dan berasal dari luar wilayah Grabag.Sementara itu, korban, R (13), merupakan siswa kelas 1 SMP Grabag.Kapolsek menegaskan bahwa baik korban maupun pelaku masih di bawah umur.“Korban usia 13 tahun, pelaku 14 tahun tapi masih SD. Karena mereka anak-anak, tidak bisa kami tahan. Semua proses harus didampingi orang tua,” jelasnya.Baca juga: Siswa SMP Dianiaya Anak SD di Purworejo, Dipicu Tuduhan Penyebaran Gambar lewat WhatsApp
(prf/ega)
Viral Siswa SMP Dianiaya Anak SD di Purworejo, Polisi Ungkap Kronologinya
2026-01-12 06:11:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:38
| 2026-01-12 05:04
| 2026-01-12 04:51
| 2026-01-12 04:13










































