Kenapa Kepala BGN Sebut MBG Sumbang 48 Persen Kejadian Keracunan Pangan di Indonesia?

2026-02-04 13:29:08
Kenapa Kepala BGN Sebut MBG Sumbang 48 Persen Kejadian Keracunan Pangan di Indonesia?
JAKARTA, - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memaparkan data menarik terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu .Dadan mengungkapkan, selama hampir 10 bulan berjalan, program MBG menyumbang 48 persen dari total kejadian keracunan pangan di Indonesia.Dadan menjelaskan bahwa terdapat 211 kejadian keracunan akibat MBG. Sedangkan, secara keseluruhan terdapat 441 kejadian keracunan di seluruh Indonesia.Oleh karena itu, dia mengungkapkan, MBG menyumbang 48 persen kejadian keracunan pangan di Indonesia."Terkait dengan berbagai kejadian di Tanah Air, terkait khsusunya keracunan pangan di Indonesia secara umum, total kejadian di Indonesia itu sampai hari ini itu ada 441 total kejadian," ujar Dadan, Rabu."Di mana MBG menyumbang 211 kejadian, atau kurang lebih 48 persen dari total keracunan pangan yang ada di Indonesia,” katanya melanjutkan.Baca juga: BGN: MBG Sumbang 48 Persen Keracunan Pangan di IndonesiaDalam perhitungan BGN, dari 211 kejadian itu, terdapat 11.640 orang yang menjadi korban.Namun, menurut Dadan, ada sedikit perbedaan data antara BGN dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang akan disingkronkan.Dia menyebut, berdasarkan data Kemenkes, ada total 13.371 penerima manfaat MBG yang keracunan."Jika dilihat total penerima manfaat yang menerima gangguan kesehatan itu yang rawat inap ada 636 kalau di data kami. Kalau di kemenkes 638, beda dua. Tapi kami akan sinkronkan,” ujar Dadan.“Kemudian, yang rawat jalan di data kami 11.004. Di Kemenkes 12.755. Sehingga totalnya kalau berbasis laporan Kemenkes itu 13.371 penerima manfaat yang alami gangguan kesehatan akibat program Makan Bergizi,” katanya lagi.Baca juga: Komisi IX Dukung Penutupan Permanen Dapur MBG jika Sebab Keracunan MassalSebelumnya, dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta pada 20 Oktober 2025, Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa statistik keracunan program MBG sekitar 0,0007 persen dari total porsi makanan yang telah dibagikan.Saat itu, Prabowo memaparkan bahwa 1,4 miliar porsi MBG telah dibagikan kepada 36,7 juta penerima manfaat. Sedangkan jumlah orang yang mengalami keracunan MBG saat itu masih sekitar 8.000 orang.“36,7 juta ini bukan tanpa kekurangan. Ada beberapa ribu yang keracunan makan, sakit perut. Tetapi, kalau diambil statistik, 8.000 dari 1,4 miliar, saya kira masih dalam koridor eror yang manusiawi, kalau tidak salah katakanlah angka yang sakit itu adalah 0,0007 persen, yang berarti 99,9 persen berhasil,” katanya saat itu.Kepala Negara pun menyebut bahwa tidak ada usaha yang bisa disebut sempurna dalam satu tahun. Namun, Prabowo tetap menegaskan bahwa kasus keracunan tidak boleh ditolerir.Baca juga: BGN: 11.640 Orang Keracunan MBG, 1,8 Miliar Porsi Makanan DiproduksiUntuk itu, dia meminta BGN untuk menerapkan prosedur ketat dalam pelaksanaan program MBG. Bahkan, menyarankan penyediaan sendok dan penyediaan sumber air bersih guna menghindari kasus keracunan.Sementara itu, data akhir bulan Oktober 2025, penerima manfaat MBG hampir mencapai 40 juta orang.Kepala BGN, Dadan Hindayana mengatakan bahwa penerima manfaat MBG diproyeksi mencapai 39,5 juta dengan sudah berdirinya 13.514 mitra dapur umum atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga akhir Oktober 2025."Hari ini sudah ada 13.514 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan, dan berpotensi melayani 39,5 juta. Akhir bulan ini, mungkin kita sudah akan melayani 40 juta,” kata Dadan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada 29 Oktober 2025.Baca juga: 50 Persen Keracunan MBG Akibat E. coli, SPPG Diwajibkan Masak Pakai Air Kemasan


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-04 13:39