Pria Inggris Jadi Tersangka Penusukan Brutal di Kereta London, Lukai 11 Orang

2026-01-13 00:06:40
Pria Inggris Jadi Tersangka Penusukan Brutal di Kereta London, Lukai 11 Orang
LONDON, -  Seorang pria berusia 32 tahun didakwa dengan 10 tuduhan percobaan pembunuhan setelah melakukan serangan penusukan massal di sebuah kereta cepat Inggris pada Sabtu .Insiden mengerikan itu terjadi di dalam kereta London North Eastern Railway (LNER) yang sedang melintas di Cambridgeshire menuju London, dan membuat sedikitnya sembilan orang luka parah.Polisi Transportasi Inggris (British Transport Police/BTP) menyebut kejadian tersebut sebagai “insiden besar”, sementara satu korban masih berjuang antara hidup dan mati di rumah sakit pada Minggu malam.Baca juga: Penusukan Massal di Kereta Inggris: Dikira Lelucon Halloween, Jadi Tragedi BerdarahFreepik/jwalter1975 ilustrasi penusukan.Tersangka bernama Anthony Williams, warga Peterborough berusia 32 tahun, telah diserahkan ke pengadilan pada Senin dan ditahan tanpa jaminan.Saat diminta memberikan alamat, Williams menjawab bahwa ia tidak memiliki tempat tinggal tetap, menurut laporan kantor berita PA Media.Selain 10 tuduhan percobaan pembunuhan, Williams juga didakwa atas satu tuduhan menyebabkan luka fisik (actual bodily harm) dan satu tuduhan kepemilikan senjata tajam.Polisi menyebut ia juga menghadapi tuduhan percobaan pembunuhan lain terkait insiden terpisah di stasiun Pontoon Dock, London, yang terjadi beberapa jam sebelum penyerangan di kereta.Baca juga: Pelaku Penusukan Massal di Inggris Dituduh 10 Percobaan PembunuhanPolisi Cambridgeshire mengatakan setidaknya tiga insiden lain yang diduga saling terkait juga terjadi di Peterborough pada Jumat malam dan Sabtu pagi, termasuk penusukan terhadap seorang remaja berusia 14 tahun yang dirawat karena luka ringan.“Penyelidikan kami juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan dengan insiden lain,” kata Deputi Kepala Kepolisian BTP, Stuart Cundy, pada Senin.Meski motif masih diselidiki, polisi memastikan tidak ada indikasi bahwa serangan ini terkait terorisme.Kereta cepat LNER berangkat dari Doncaster menuju London pukul 18.25 waktu setempat.Tak lama setelah meninggalkan stasiun Peterborough, penumpang mulai mendengar teriakan dan kepanikan dari gerbong lain.“Saya awalnya mendengar teriakan dan keributan dari dua gerbong di depan,” tutur Wren Chambers, salah satu penumpang, kepada BBC.“Lalu seorang pria berlari melewati saya dengan luka yang sangat jelas di lengannya—darahnya mengucur banyak,” tambahnya.


(prf/ega)