Isuzu Kokoh Jadi Pilihan Utama Perusahaan Logistik

2026-01-12 06:03:51
Isuzu Kokoh Jadi Pilihan Utama Perusahaan Logistik
JAKARTA, – Mobil Isuzu kini menjadi primadona bagi pelaku usaha logistik karena terbukti andal dan memiliki tingkat efisiensi tinggi. Hal itulah yang membuat pangsa pasar Isuzu terus positif, bahkan mendominasi di berbagai segmen.Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo) dari Januari hingga Oktober 2025, pangsa pasar Isuzu di segmen kendaraan komersial mencapai 28,6 persen.Tercatat, ELF memiliki market share 23,3 persen, Giga 17,5 persen, dan Traga mendominasi pasar 47,2 persen. Pencapaian positif itu seiring pertumbuhan sektor bisnis logistik di Indonesia.Baca juga: Marc Marquez: Masa Depan di Ducati atau Kembali ke Honda?Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, hingga akhir 2025 sektor transportasi dan pergudangan akan menyumbang sekitar Rp1.500 triliun terhadap PDB Nasional.“Angka itu naik menjadi sekitar 9 persen, dari sebelumnya 8,69 persen pada tahun 2024,” tutur Airlangga yang mengutip data Supply Chain Indonesia.dok.Isuzu IsuzuSejumlah pelaku usaha mengaku berupaya maksimal untuk menangkap momentum pertumbuhan sektor logistik. Terutama dalam menambah armada operasional. Seperti yang diakui Project and Contract Logistic Vice President PT Pos Logistik Indonesia Rahadian Tanjung.Menurut Rahadian, terjadi pertumbuhan signifikan dalam jumlah armada operasionalnya. Bahkan tahun ini, terjadi penambahan 100 persen armadanya sehingga total mencapai lebih dari 500 unit. Termasuk yang disewa dari PT Mobilitas Digital Indonesia (Moda).“Tentunya, sebagai perusahaan angkutan, kami mencari kendaraan yang seefisien mungkin, sehingga cost operational lebih rendah. Nah, Isuzu sangat kompetitif di sini, secara overall rata-rata 35 persen lebih irit,” kata Rahadian di Jakarta, Selasa .Baca juga: Analisis Penjualan Mobil Indonesia November 2025Selain konsumsi BBM yang lebih irit, pihaknya memilih Isuzu karena durability yang teruji. Terutama melihat medan di berbagai wilayah, termasuk yang memiliki kontur tanjakan terjal. Selain itu, karean layanan aftersales yang luas di berbagai daerah dan layanan cepat.“Operasional unit aman, teknisi mereka datang ke kami. Ini penting, karena angkutan komersial tidak boleh berhenti, harus terus bekerja. Ini begitu membantu,” tuturnya.Direktur Operasional PT Moda, Andy Dwi Zatmoko menjelaskan, dari total armada yang dimiliki lebih dari 1.000 unit, 75 persennya adalah mobil Isuzu.“Karena memang kami menyediakan apa yang diminta konsumen. Selain unitnya efisien, network layanan Isuzu juga luas, unitnya andal, dan pelayanan aftersalesnya bagus. Teknisinya mendatangi ke tempat kerja customer, jadi customer tidak perlu repot datang ke bengkel,” papar Andy./ JANLIKA Tampilan My IsuzuIDPada kesempatan terpisah, Business Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Rian Erlangga menjelaskan, pihaknya tidak hanya memberikan produk yang andal, tetapi juga layanan purnajual maksimal.Saat ini, Isuzu memiliki 127 outlet, 112 bengkel yang tersebar di seluruh Indonesia dengan 486 tenaga mekanik stall. Juga ada 175 bengkel mitra Isuzu, 161 Tenaga Mekanik Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), dan 4 Depo Part di Makassar, Palembang, Medan, dan Pontianak, serta lebih dari 2.000 partshop.Isuzu satu-satunya brand yang memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk seluruh produk kendaraannya baik Giga, ELF, dan Traga.“Total ada 34 varian kendaraan Isuzu, semuanya sudah memiliki sertifikat TKDN,” tutur Rian. Saat ini, TKDN untuk Isuzu Traga lebih dari 44 persen, sedangkan Elf sebesar 33 persen, dan Giga sebesar lebih dari 35 persen. Sertifikat itu diterima bertahap.“Dengan adanya tingkat lokalisasi Isuzu bagus, sehingga biaya lebih kompetitif, dan ketersediaan terhadap kendaraan dan suku cadangnya lebih terjaga,” tutur Rian.


(prf/ega)