Konsorsium AS–Jerman Siap Bangun Kawasan Semikonduktor Rp 444 Triliun di Pulau Galang

2026-01-14 08:56:02
Konsorsium AS–Jerman Siap Bangun Kawasan Semikonduktor Rp 444 Triliun di Pulau Galang
JAKARTA, - Konsorsium perusahaan asal Amerika Serikat dan Jerman memastikan pembangunan kawasan industri strategis untuk semikonduktor, pabrik hilirisasi pasir silika, dan produksi kaca di Pulau Galang, Kepulauan Riau, akan dimulai pada awal 2026.Total nilai investasi proyek yang masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut diperkirakan mencapai USD 26,73 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 444,7 triliun (kurs Rp 16.615 per dollar AS).Konsorsium AS-Jerman terdiri dari PT Quantum Luminous Indonesia (QLI), PT Terra Mineral Nusantara, serta Tynergy Group melalui PT Energy Tech Indonesia dan PT Essence Global Indonesia. Mereka akan membangun fasilitas industri yang mencakup pabrik semikonduktor, solar cell dan wafer, hilirisasi pasir silika, hingga manufaktur kaca berteknologi tinggi.Untuk mempercepat realisasi investasi, konsorsium mendesak penyelesaian seluruh proses perizinan agar pembangunan fisik dapat dimulai pada awal 2026. Mengingat proyek ini berstatus PSN, percepatan izin dinilai krusial untuk memastikan kepastian investasi, kesiapan rantai pasok, pembukaan lapangan kerja, serta transfer teknologi dari perusahaan induk di Jerman.Baca juga: Investasi Pabrik Pengolahan Kelapa dari China Berpotensi Naikkan Harga Kelapa di Tingkat PetaniPresiden Direktur PT QLI, Walter Grieve, mengatakan pihaknya sudah dua kali mengirimkan surat resmi kepada Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan P Roeslani, untuk meminta percepatan proses perizinan agar proyek investasi segera berjalan.“Kita sudah menyampaikan surat untuk percepatan investasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi untuk kedua kalinya, dan kami juga sudah melakukan penandatanganan komitmen investasi di acara Anugerah Investasi yang diselenggarakan oleh BP Batam dan disaksikan oleh Wakil Kepala BP Batam, Ibu Li Claudia Chandra,” ujar Walter Grieve lewat keterangan pers, Selasa .“Dan kami mengajak BP Batam beserta jajarannya untuk ikut melihat langsung fasilitas yang kami bangun di Amerika Serikat dan Jerman, untuk melakukan ekspansi di Pulau Galang,” paparnya.Konsorsium menargetkan fasilitas industri ini tidak hanya memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global semikonduktor, tetapi juga memberi kontribusi terhadap ekonomi nasional.Mereka memperkirakan proyek ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen pada 2029, melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah mineral, dan penguatan ekosistem industri teknologi tinggi.“Pembangunan ini akan kami bangun bersama mitra lokal kami yaitu dengan Kawasan Industri Wiraraja Green Renewable Energy & Smart-Eco Industrial Park (GESEIP) di Pulau Galang dan kami berencana untuk memulai pada awal tahun 2026 setelah mendapat persetujuan dari BP Batam,” katanya.Lebih jauh, Walter Grieves menyebut target investasi pada proyek tersebut telah dimulai sejak KTT G20 Bali 2022, melalui pembahasan intensif dengan Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, dan dukungan diplomatik dari Kedutaan Besar RI di Washington DC.Baca juga: Jepang Siapkan Stimulus Ekonomi Baru, Fokus ke AI dan SemikonduktorKomitmen tersebut semakin menguat setelah penandatanganan nota kesepahaman dalam Hannover Messe 2023 di Jerman, pameran industri terbesar di dunia. Indonesia saat itu menjadi negara mitra resmi.Momentum berlanjut dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada 12 November 2023 antara Tynergy Group dan PT Galang Bumi Industri, pengelola kawasan Wiraraja Green Renewable Energy and Smart-Eco Industrial Park.Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Rosan Roeslani, yang kala itu menjabat Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-01-14 07:22