Kata Dedi Mulyadi soal Wakil Wali Kota Bandung Tersangka Kasus Penyalahgunaan Kewenangan

2026-01-17 08:24:50
Kata Dedi Mulyadi soal Wakil Wali Kota Bandung Tersangka Kasus Penyalahgunaan Kewenangan
JAKARTA, - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara soal Wakil Wali Kota Bandung Erwin yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Bandung.Dedi mengatakan, semua pihak harus taat kepada prosedur hukum yang sedang berjalan."Kita ikuti semua prosedur hukum, semua orang harus taat dan kedudukan sama di mata hukum," ujar Dedi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis .Baca juga: Wakil Wali Kota Bandung Diperiksa Kejaksaan, Diduga Terkait Sejumlah KasusTerkait pemberhentian Erwin dari jabatan Wakil Wali Kota Bandung, Dedi mengatakan bahwa hal tersebut harus menunggu keputusan hukum tetap."Pemecatan bukan kewenangan gubernur, bahwa itu akan berproses di pengadilan dan kemudian menunggu keputusan hukum tetap," ujar Dedi.Erwin resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung tahun 2025.Selain Erwin, Kejaksaan Negeri Kota Bandung juga menetapkan anggota DPRD Kota Bandung sekaligus Ketua DPD Partai Nasdem Kota Bandung, Rendiana Awangga, sebagai tersangka dalam perkara yang sama.Baca juga: Biodata Wakil Wali Kota Bandung Erwin, Tersangka Korupsi Penyalahgunaan KewenanganKepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung Irfan Wibowo menjelaskan, status tersangka ditetapkan setelah penyidik memeriksa 75 saksi serta mengamankan sejumlah alat bukti yang dianggap memperkuat dugaan tersebut."Kedua (tersangka) diduga menyalahgunakan kekuasaan dengan meminta proyek ke sejumlah satuan kerja perangkat daerah atau SKPD sekaligus mengatur penunjukan penyedia. Penyidikan masih terus berkembang dan membuka peluang adanya tersangka lain dalam kasus ini," kata Irfan dalam konferensi pers di Kantor Kejari Bandung, Kota Bandung, Rabu .Baca juga: Wakil Walikota Bandung Erwin Diperiksa Kejaksaanprokopim.bandung.go.id Wakil Wali Kota Bandung Erwin.Irfan menambahkan bahwa proyek-proyek yang diduga bermasalah tersebar di berbagai SKPD Pemerintah Kota Bandung.Terkait penahanan, Irfan menegaskan bahwa keduanya belum ditahan. Ia menjelaskan, penahanan terhadap kepala daerah dan wakil kepala daerah harus mempertimbangkan ketentuan dalam undang-undang pemerintahan daerah, termasuk persetujuan dari Menteri Dalam Negeri.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-17 07:14