Kemenko PM Minta Percepat Renovasi dan Rekonstruksi Bangunan Ponpes Al Khoziny

2026-01-16 06:26:13
Kemenko PM Minta Percepat Renovasi dan Rekonstruksi Bangunan Ponpes Al Khoziny
JAKARTA, - Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) meminta adanya percepatan rekonstruksi bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur.Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM Abdul Haris mengatakan percepatan rekonstruksi penting agar tidak ada lagi santri yang terbengkalai."Ini menjadi prioritas kami juga dan sesuai instruksi Presiden melalui Kemenko PM agar bisa segera merealisasikan proses renovasi dan rekonstruksinya," kata Deputi Haris dalam keterangan tertulis, Kamis .Haris menyebut bahwa pemerintah telah membentuk Satgas Penataan Pembangunan Pesantren.Baca juga: Bangunan Ambruk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Dibangun Ulang di Lokasi BerbedaIa melakukan kunjungan langsung ke Ponpes Al-Khoziny untuk menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menko PM Muhaimin Iskandar."Satgas dibentuk untuk memastikan keamanan dan kenyamanan infrastruktur pondok pesantren usai robohnya gedung Ponpes Al-Khoziny," ucapnya.Saat ini, para santri Ponpes Al-Khoziny belum memiliki tempat yang cukup dan layak untuk belajar dan istirahat.Bahkan, banyak dari mereka yang ditampung di beberapa rumah warga sekitar pondok."Mudah-mudahan kami Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat bersama kementerian teknis terkait, bisa mempercepat (proses rekonstruksi) ini," ujarnya.Senada dengan itu, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana, menyampaikan persiapan rekonstruksi tengah dimatangkan oleh Kementerian PU sehingga proses rekonstruksi bangunan Al-Khoziny akan mulai dilakukan pada tahun ini.Baca juga: Sebulan Pascatragedi Mushala Ambruk, Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Kembali Beraktivitas Normal"Rekonstruksi bangunan Pesantren Al-Khoziny dilakukan di lokasi baru yang berjarak sekitar 300 meter dari kompleks utama," kata Dewi.Dewi menyebut, bangunan tersebut akan menggantikan fungsi dari salah satu bangunan pesantren yang ambruk.Sebagai informasi, bangunan yang ambruk di Ponpes Al-Khoziny akan dibangun ulang di lokasi berbeda.Kementerian terkait telah melakukan peninjauan untuk audit rencana pembangunan.Presiden RI Prabowo Subianto direncanakan akan melakukan groundbreaking pembangunan ulang Pondok Pesantren Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo, pada 25 November 2025 mendatang.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah memiliki ketersediaan anggaran dari APBN untuk pembangunan ulang Ponpes Al-Khoziny.Sementara itu, tim penyidik gabungan dari Polda Jatim masih belum menetapkan tersangka dalam kasus ambruknya bangunan mushala itu karena tahap penyidikan tengah berlangsung.Sebagaimana diberitakan sebelumnya, bangunan tiga lantai yang difungsikan sebagai mushala Ponpes Al-Khoziny, Sidoarjo, ambruk pada Senin akibat kegagalan konstruksi.Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa tragedi tersebut terbesar sepanjang 2025 karena menewaskan 63 korban jiwa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-16 04:23