KSAD Berangkatkan Kapal ADRI, Kirim Bantuan ke Tiga Lokasi Bencana Sumatera

2026-01-12 08:07:49
KSAD Berangkatkan Kapal ADRI, Kirim Bantuan ke Tiga Lokasi Bencana Sumatera
JAKARTA, - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melepas keberangkatan Kapal ADRI XVII BM yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Keberangkatan Kapal ADRI XVII BM oleh jenderal bintang empat itu berlangsung di Dermaga Satuan Angkutan Air Pusat Perbekalan Angkatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin .Maruli menjelaskan, penggunaan Kapal ADRI merupakan langkah strategis untuk mengangkut bantuan dalam jumlah besar ke wilayah yang membutuhkan.Baca juga: Basarnas Ungkap Lumpur Tebal Jadi Kendala Cari Korban Hilang Banjir Sumatera“Hari ini kami memberangkatkan Kapal ADRI untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara maupun Padang, setelah kemarin kami mengirimkan barang-barang yang dibutuhkan segera melalui KRI dan Hercules,” jelas Maruli dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin .TNI AD mengirim empat unit jembatan bailey—tiga untuk Aceh dan satu untuk Sumatera Utara—serta mengerahkan lima helikopter dan satu pesawat Cassa untuk mempercepat penanganan darurat.Ribuan paket logistik juga dikirim, mencakup sembako, air bersih, obat-obatan, perlengkapan balita dan ibu hamil, tenda, selimut, perlengkapan sanitasi, hingga genset.Baca juga: Pemprov Sulsel Beri Bantuan Rp 1,5 Miliar untuk Korban Bencana SumateraSelain bantuan logistik kebutuhan dasar, TNI AD juga mengirim peralatan evakuasi dan pemulihan, seperti excavator, buldozer, serta berbagai perlengkapan operasional yang dibutuhkan di lapangan.TNI AD juga mengerahkan satuan Zeni, Kesehatan, dan Bekang, serta personel dari Kodam I/BB, Kodam IM, dan Kodam XVIII/Tuanku Imam Bonjol untuk membuka akses yang terputus, mendukung evakuasi, memberikan layanan kesehatan, dan menyiapkan dapur lapangan.Dalam kesempatan ini, Maruli juga menanggapi soal tudingan TNI lambat membantu penanganan bencana.Maruli menegaskan, TNI justru bergerak cepat setelah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto.Baca juga: Petakan Infrastruktur Rusak Akibat Bencana di Sumatera, AHY : Yang Hancur Dibangun Kembali “Perhatian Presiden terhadap percepatan penanganan bencana sangat besar, termasuk rencana pengerahan sekitar 20 helikopter untuk operasi kemanusiaan,” tegas dia.Maruli juga menyampaikan duka cita atas berjatuhannya korban dan kerusakan yang terjadi, serta memastikan TNI AD terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah dalam penanganan darurat.


(prf/ega)