Jalur Pantura Pati–Rembang Terendam Banjir, Kendaraan Merayap Sejak Semalam

2026-01-12 05:26:39
Jalur Pantura Pati–Rembang Terendam Banjir, Kendaraan Merayap Sejak Semalam
- Arus lalu lintas di Jalur Pantura Pati–Rembang tersendat sejak Rabu malam setelah kawasan Desa Ketitang Wetan, Kecamatan Batangan, Kabupaten Pati, terendam banjir.Hingga Kamis pukul 06.40 WIB, genangan air masih menutup sebagian badan jalan dan membuat kendaraan hanya bisa melaju pelan.Banjir yang merendam permukiman dan jalan raya ini dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Widodaren.Baca juga: Gelar Pahlawan Nasional untuk Sarwo Edhie, SBY: Ini Kehormatan Besar bagi KeluargaAkibat debit air yang tinggi dan kiriman air dari Pegunungan Kendeng, luapan sungai tak dapat dibendung sehingga mengalir ke pemukiman warga dan jalur Pantura.Genangan di jalan nasional tersebut mencapai panjang sekitar 100 meter dengan kedalaman 10–20 sentimeter.Kondisi itu membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan roda empat masih dapat melintas, namun harus bergerak perlahan untuk menghindari mogok.“Jalur Pantura padat merayap. Air masuk dari luapan Sungai Widodaren sejak malam,” ujar salah satu warga, Udin.Warga lainnya, Hasan, mengatakan banjir semakin meluas setelah jembatan kecil di kawasan sungai terputus akibat tersumbat batang bambu.Akibatnya, air meluber ke jalan raya dan memperparah genangan.Sementara itu, Anggota Polsek Batangan, Bripka Arif Widya, membenarkan bahwa banjir tersebut merupakan kiriman dari wilayah selatan dengan curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.“Sekitar 100 meter jalan Pantura terendam. Kedalaman genangan 10 sampai 20 sentimeter. Arus lalu lintas masih bisa lewat, tapi pelan,” jelasnya.Hingga pagi ini, petugas masih memantau kondisi banjir dan arus kendaraan, sementara warga berharap air segera surut agar aktivitas kembali normal.


(prf/ega)