Betulkah Bola Tenis Efektif Mengeringkan Selimut Tebal?

2026-01-16 04:32:56
Betulkah Bola Tenis Efektif Mengeringkan Selimut Tebal?
- Mencuci perlengkapan tidur yang berbahan tebal, seperti selimut, bisa melelahkan dan memakan waktu, terlebih untuk pengeringan. Selimut tebal memerlukan waktu pengeringan lebih lama. Tak jarang, beberapa orang mencoba menggunakan bola tenis saat mencuci selimut tebal untuk mempercepat pengeringan. Baca juga: Bolehkah Mencuci Selimut Sebulan Sekali? Ini Penjelasannya "Bola tenis berfungsi mirip dengan bola pengering sehingga praktis saat mencuci pakaian, terutama untuk mengeringkan perlengkapan tidur tebal seperti selimut tebal dan duvet," kata Frej Lewenhaupt, salah satu pendiri dan Kepala Petugas Produk Steamery, dilansir dari The Spruce, Senin . Sama dengan bola pengering wol yang dapat digunakan kembali, Lewenhaupt mengatakan bola tenis meningkatkan sirkulasi udara di dalam pengering, membantu memisahkan barang-barang yang dicuci, melonggarkan serat dan rambut, mencegah listrik statis, dan mengurangi waktu pengeringan secara keseluruhan.SHUTTERSTOCK/BRIZMAKER Ilustrasi mencuci selimut. Kimberly Romine, ilmuwan perawatan kain P&G dan ahli Dreft, mengatakan orang menggunakan bola tenis karena membantu mengembang dan mendistribusikan kembali isian di dalam barang-barang tebal, baik itu bulu angsa, sintetis, maupun katun. Tidak hanya akan mempercepat waktu pengeringan dengan memasukkan bola tenis ke mesin pengering bersama dengan perlengkapan tidur tebal berkat sirkulasi udara yang lebih baik, Romine mengatakan hal itu juga akan membantu barang-barang mengering lebih merata dan mengurangi bercak lembap serta penggumpalan. Baca juga: Jumlah Detergen yang Tepat untuk Mencuci Pakaian, Jangan AsalMenurut para ahli, memasukkan bola tenis ke mesin cuci sepenuhnya aman, asalkan kamu mengikuti beberapa panduan."Gunakan air dingin atau hangat karena air panas dapat merusak inti karet," kata Romine.Untuk perlindungan ekstra, ia merekomendasikan menempatkan bola tenis di dalam kantong cucian untuk meminimalkan kebisingan dan mengurangi kemungkinan menggores bagian dalam mesin.Selain itu, pastikan menggunakan bola tenis baru dan bersih, bukan bola lama yang mungkin memiliki karet yang sudah aus serta mengandung debu dan kotoran. Baca juga: Berapa Banyak Detergen yang Harus Digunakan saat Mencuci Pakaian? Sama dengan memasukkan bola tenis ke mesin cuci, para ahli cucian mengatakan aman memasukkannya ke mesin pengering selama menggunakan bola tenis baru dan menggunakan pengaturan panas rendah hingga sedang.Romine menjelaskan ini tidak hanya membantu melindungi selimut dan duvet, tetapi juga pengering itu sendiri.Pastikan tidak ada karet yang terlepas atau kotoran pada bola tenis sebelum memasukkannya ke pengering bersama dengan seprai yang baru dicuci.Menurut Romine, sifat memantul bola tenis sangat efektif meningkatkan aliran udara dan membantu menjaga agar isian di dalam selimut tebal tetap terdistribusi merata saat mengering."Bola pengering wol tidak akan memiliki efek sama seperti bola tenis karena bola wol tidak memantul dan tidak akan mempengaruhi kelembutan," kata Romine. Baca juga: 6 Kesalahan Mencuci Pakaian Berwarna yang Bikin Luntur dan Rusak 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-16 04:20