Honda Siapkan Produksi Mobil Listrik Lokal di Indonesia

2026-01-15 14:13:11
Honda Siapkan Produksi Mobil Listrik Lokal di Indonesia
TOKYO, – PT Honda Prospect Motor (HPM) mulai membuka arah baru menuju era elektrifikasi di Indonesia.Perusahaan mengungkapkan bahwa Honda tengah menyiapkan strategi agar bisa memproduksi kendaraan listrik (EV) secara lokal dalam waktu dekat.Shugo Watanabe, Presiden Direktur HPM, mengatakan bahwa langkah impor mobil utuh (CBU) sebenarnya bisa dilakukan, tetapi menurutnya, hal itu bukan keputusan jangka panjang yang bijak.“Kalau untuk model CBU, itu keputusan yang mudah. Test market juga mudah. Kamu bisa langsung bawa CBU, saya pun bisa memutuskan sekarang kalau mau. Tapi kita benar-benar perlu memeriksa harga dan semuanya,” ujar Watanabe di Utsunomiya, Minggu .Karena itu, ia menilai pentingnya strategi produksi lokal atau Completely Knocked Down (CKD).Baca juga: Baterai Mobil Listrik Honda 0 Alpha Mau Diproduksi di Indonesia/Janlika Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita didampingi Shugo Watanabe di booth Honda GIIAS 2025Selain lebih efisien dari sisi biaya, langkah ini juga sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mulai membatasi kuota impor kendaraan listrik.“Kalau kita tidak memproduksi secara lokal, kita tidak dibenarkan lagi untuk memasukkan CBU. Pemerintah pasti akan membatasi kuota impor. Jadi, kita harus punya produksi lokal,” katanya.Saat ini, diskusi internal Honda berfokus pada dua kandidat utama untuk diproduksi di kawasan ASEAN, yakni Super One dan Zero Alpha, yang sebelumnya diperkenalkan di Japan Mobility Show 2025.“Mungkin setelah India, dua negara ASEAN yang jadi kandidat tertinggi untuk produksi atau ekspor Alpha adalah Thailand dan Indonesia,” ucap Watanabe.Baca juga: Ramadhipa Podium 1, Lagu Indonesia Raya Berkumandang di CatalunyaKOMPAS.COM./AGUNG KURNIAWAN Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM berpose dengan Honda 0 alpha, calon SUV listrik masa depan.“Kalau Thailand lebih cocok untuk Alpha, sementara Indonesia lebih cocok untuk CKD Super One, mungkin ini kesempatan bagus untuk punya produksi lokal dan memperkuat komunikasi lintas ASEAN,” katanya.Meski belum mau berkomitmen secara resmi, Watanabe menegaskan bahwa Honda tidak akan menunggu terlalu lama untuk mengambil keputusan.“Saya tidak bisa berkomitmen sekarang, tapi kita tidak bisa menunggu terlalu lama, targetnya sebelum 2030. Tapi kalau CBU, kalau kita putuskan sekarang, bisa saja sudah mulai dari tahun depan atau dua tahun lagi,” ujar dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-15 14:32