ACEH UTARA, – Bupati Aceh Timur, Provinsi Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengungkapkan fakta mengejutkan soal dampak banjir yang terjadi di kawasan itu selama delapan hari terakhir. "Dua hari dua malam rakyat kami tidak makan. Mereka kehabisan beras di lokasi pengungsian. Beras sementara saya ambil di salah satu pabrik di Darul Aman, Aceh Timur. Ini segera kami distribusikan ke daerah yang bisa kami jangkau,” terang Iskandar, Minggu .Baca juga: Hoax! Korban Meninggal Dunia akibat Banjir Aceh Capai 400 OrangDia menyebutkan, bantuan 200 ton beras diminta ke Badan Logistik Nasional (Bulog) belum tiba di Kabupaten Aceh Timur.Dia menambahkan, banjir di sejumlah titik belum bisa dijangkau tim gabungan. Longsor di Kecamatan Peunaron Lokop belum bisa diakses dan pengungsi kelaparan di area perbukitan.Di sana, lima desa tenggelam dan belum bisa diakses. “Saya kerahkan semua kekuatan di Aceh Timur. Namun mohon maaf, belum bisa terjangkau seluruhnya karena longsor dan banjir terparah di Simpang Madat, Ulim, Pante Bidari belum bisa dijangkau,” terangnya.Baca juga: Ajak Bupati Ayahwa Sisir Pengungsi Banjir Malam Hari, Gubernur Aceh: Ini Banjir MahadahsyatDia menyebutkan listrik padam, sinyal dan internet lumpuh total.“Kami hanya bisa akses informasi di Idi dengan bantuan internet Starlink,” pungkasnya.Sebelumnya diberitakan, saat ini banjir juga merendam Kabupaten Aceh Timur, Kota Lhokseumawe, Kabupaten Bireuen, Kota Langsa, Pidie, Pidie Jaya, dan Kabupaten Aceh Utara.
(prf/ega)
Bupati Aceh Timur: Rakyat Kami 2 Hari Tidak Makan…
2026-01-11 04:07:14
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:26
| 2026-01-11 02:55
| 2026-01-11 02:25
| 2026-01-11 01:36










































